Jeruk Purut ( Citrus hystrix DC )
Nama Latin Citrus hystrix DC Taksonomi Kingdom : Plantae Sub kingdom : Tracheobionta Super Divisi : Spermatophyta Divisi : Magnoliophyta Kelas : Magnoliopsida Sub Kelas : Rosidae Ordo : Sapindales Famili : Rutaceae Genus : Citrus Spesies : Citrus hystrix Dc. Sinonim : Citrus paeda Miq. (munwarah dan handayani, 2010) Definisi Umum Jeruk purut (Cytrus hystrix DC) adalah salah satu tanaman yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat Indonesia di sekitar rumah. Daun jeruk purut biasanya berbentuk unifoliate, memiliki batang yang tua berwarna hijau tua polos atau berbintik-bintik, dan berduri di ketiak daun. Buah jeruk purut berbentuk bulat hingga elips atau elips dengan leher panjang atau pendek di dasar buah dan permukaan kulit buah bergelombang atau berbintil di dekat ujung buah (Klein, 2014). Jeruk purut merupakan tanaman obat dari famili Rutaceae yang dikenal sebagai bumbu atau rempah. Tanaman ini tumbuh di banyak negara, termasuk Indonesia, dan berasal dari Asia Tengah. Dari dataran rendah hingga ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut, tanaman ini banyak ditanam sebagai tanaman perkarangan dan jarang dikebunkan. Jika ditanam dari bibit jeruk purut, daun dapat dipanen setelah berumur kira-kira 3 hingga 5 tahun. Setelah berumur lebih dari 4 tahun, daun akan berubah. Kandungan Penelitian oleh Nathanael J., Wijayanti N., dan Atmodjo P.K. (2015) menemukan bahwa jeruk purut mengandung flavonoid, karotenoid, limonoid, dan mineral. Kulit buah dan daging buah jeruk mengandung naringin, narirutin, dan hesperidin, yang merupakan flavonoid utama. Flavonoid adalah antioksidan yang mampu mencegah kanker dan penyakit lainnya dengan menetralisir oksigen reaktif. Kandungan senyawa dalam tanaman jeruk purut termasuk minyak atsiri (limonene, citronellal, citronellol) yang berfungsi sebagai antioksidan, antimikroba, antileukimia, antitusif, insektisida, ilarvasida, dan senyawa fenolik seperti flavonoid, flavanone, flavon, flavonol, dan gliserolipida. Senyawa-senyawa ini berfungsi sebagai antioksidan, antiradang, antivirus, anti alergi, anti karsinogenik, antiaging, dan repellent (Agouillal et al., 2017). Berdasarkan Warsito et al.(2017), minyak jeruk purut memiliki kandungan sitronelal yang tinggi, dan kandungannya berbeda-beda tergantung pada bahan bakunya, terutama pada kulit buah dan daun. Khasiat Tanaman jeruk purut dapat menyembuhkan flu, mengatasi ketombe, mengatasi kulit bersisik, dan kelelahan. Daun jeruk purut bermanfaat sebagai bumbu masakan, sebagai stimulant, dan sebagai penyegar. Ini juga digunakan untuk mengobati badan yang letih dan lemah setelah sakit berat (Najib et al.2017, h. 10). Daun jeruk purut berguna untuk maag, gigitan serangga, dan cacingan dan sakit kepala. Bagian buah digunakan sebagai obat untuk hipertensi, flu, demam, diare, meningkatkan pencernaan, dan menurunkan kadar darah. Bagian batang dapat disuling untuk menghasilkan minyak atsiri. Bagian daun dan buah lebih banyak dimanfaatkan masyarakat untuk masakan (Budiarto et al., 2019). Cara Pengolahan Daftar Pustaka Agouillal, F., Taher, Z.M., Moghrani, H.,Nasrallah, N., Enshasy, H.E. (2017). A Review of Genetic Taxonomy, Biomolecules Chemistry and Bioactivities of Citrus hystrix DC. Biosciences, Biotechnology Research Asia, 14(1): 285–305. Najib, A., Ahmad, A, R., Malik, A., Amin, A.,Faradiba, H., Handayani, V., Syarif, R, A.,Dahlia, A, A., Waris, R., Handayani, S.,Hasnaeni, D., Wisdawati 2017, Kumpulan Penelitian Tanaman Obat, edk 1, Tim SCM & Ath Production, CV. SYAHADAH CREATIVE MEDIA (SCM), Watampone Sulawesi Selatan, pp 8-11. Klein, J.D. 2014.Citron cultivation, production and uses in the mediterranean region. Journal Agricultural Research Organization.2 (8): 199-214. Warsito, Noorhamdani, Sukardidan Suratmo. 2017. Aktivitas antioksidan dan antimikroba minyak jeruk purut(Citrus hystrix DC) dan komponen utamanya. Journal Of Environmental Engineering & Sustainable Technology JEEST.4 (1): 13-18. Pratama, F. (2022). Ekstraksi Asam Sitrat pada Sari Buah Jeruk (Citrus hystrix) Repository Akademi Farmasi Surabaya, 8(2), 21–28. Aprilyanie, I. (2023). Uji Toksisitas Ekstrak Kulit Buah Tanaman Jeruk Purut (Citrus hystrix). Jurnal Farmasi UMI, 9(2), 55–62. JOM Instiper (2023). Minuman Sumber Antioksidan Alami Berbahan Daun Jeruk Purut Jurnal Online Mahasiswa Pertanian Instiper Yogyakarta, 7(1), 1–9.
Jeruk Purut ( Citrus hystrix DC ) Read More »








