Daun Cakar Ayam (Selagiriella doederleinii Hieron)
Nama Latin Selagiriella doederleinii Hieron Taksonomi Kerajaan: Plantae Subkerajaan: Trachaeophyta Superdivisi: Pteridophyta Divisi: Lycopodiophyta Kelas: Lycopodiopsida Ordo: Selaginellales Famili: Selaginellaceae Genus: Selaginella Spesies: Selaginella doederlein (Mahmudah, 2019) Definisi Cakar ayam, dikenal dapat membersihkan getih, antipiretik (menurunkan panas), antiracun, antikanker, dan nemostatik (menghentikan pendarahan), dan anti bengkak. Bagian tanaman yang digunakan itu adalah seluruh tanamannya, dalam keadaan segar atau kering. Tumbuhan ini termasuk dalam habitus terna, merayap, dan sedikit tegak. Daunnya kecil-kecil berbentuk jorong, ujung meruncing, pangkal rata, warna daun bagian atas hijau tua dan bagian bawah hijau muda. Daun tersusun di kiri kanan batang induk sampai ke percabangannya yang menyerupai cakar ayam dengan sisik-sisiknya. Batangnya bulat dan bercabang-cabang menggarpu tanpa pertumbuhan sekunder dan warna putih kecoklatan. Memiliki sporangium yang tereduksi di ketiak daun dan berwarna putih. Tumbuhan cakar ayam ini memiliki akar serabut berwarna coklat kehitaman. Kandungan Alkaloid, saponin, pitosterol, fenilpropanon, flavonoid, glikosida, hieron, lignans, fenilpropanon, myristic acid, beta citronellol, palmitic acid, emodin, apigenin, ferulic acid, syringate, amentoflavone. Khasiat Antipiretik (penurun panas), antioksidan, antitumor, antikanker, antibakteri, antivirus, hemostatik (menghentikan pendarahan), antioedem (anti bengkak), pembersih darah, dan stomakikum (Ngibad, 2018; Kusumastuti, 2012) . Manfaat lain dari Tumbuhan bisa mengatasi batuk, infeksi saluran pernapasan, radang paru, hepatitis, diare, keputihan, dan tulang patah. Cara pengolahan Cara pengolahan menjadi jamu Pertama-tama, siapkan 15-30 gram tumbuhan Cakar Ayam yang telah dikeringkan (untuk pengobatan kanker sebanyak 50-100 gram). Setelah itu, rebus Cakar Ayam kering ke dalam lima gelas air dengan api kecil selama 3-4 jam. Setelah mendidih, tunggu jamu hingga dingin. Setelah dingin, minum jamu tersebut 2 kali dalam sehari. Daftar Pustaka Biodiversity Warriors. (2021). Mengenal Selaginella doederleinii Hieron, Tumbuhan Obat yang Melimpah di Kawasan Turgo. Fakultas Kedokteran dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Jakarta. (2024). Cakar Ayam (Selaginella doederleinii Hieron) sebagai Tanaman Obat Tradisional. Kusumastuti, E. (2012). Kajian Fitokimia dan Aktivitas Farmakologis Tanaman Cakar Ayam (Selaginella doederleinii Hieron). Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada. Ngibad, K. (2018). Potensi Tumbuhan Cakar Ayam (Selaginella doederleinii Hieron) sebagai Obat Tradisional dan Sumber Antioksidan Alami. Malang: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim. Wikipedia Bahasa Indonesia. (2024). Cakar ayam (tanaman). Chicken Claw Leaf (Selagiriella doederleinii Hieron) Latin Name Selagiriella doederleinii Hieron Taxonomy Kingdom: Plantae Subkingdom: Tracheophyta Superdivision: Pteridophyta Division: Lycopodiophyta Class: Lycopodiopsida Order: Selaginellales Family: Selaginellaceae Genus: Selaginella Species: Selaginella doederlein (Mahmudah, 2019) Definition Chicken claw, known to be able to cleanse blood, act as an antipyretic (reduce fever), antitoxin, anticancer, and hemostatic (stop bleeding), and anti-swelling. The plant part used is the whole plant, whether fresh or dried. This plant belongs to the herbaceous habit, creeping, and slightly erect. The leaves are small, oblong, tapering at the tip, flat at the base, with the upper side dark green and the underside light green. The leaves are arranged on the left and right of the main stem up to its branches, resembling a chicken claw with its scales. The stem is round and branched forkedly without secondary growth and is brownish white in color. It has reduced sporangia in the leaf axils and is white in color. This chicken claw plant has fibrous roots that are dark brown in color. Contents Alkaloids, saponins, phytosterols, phenylpropanones, flavonoids, glycosides, hierons, lignans, phenylpropanone, myristic acid, beta citronellol, palmitic acid, emodin, apigenin, ferulic acid, syringate, amentoflavone. Benefits Antipyretic (heat reducer), antioxidant, antitumor, anticancer, antibacterial, antiviral, hemostatic (stop bleeding), antioedem (anti-swelling), blood purifier, and stonomics (Ngibad, 2018; Kusumastuti, 2012). Other benefits of the Plant can overcome cough, respiratory infections, pneumonia, hepatitis, diarrhea, vaginal discharge, and broken bones. How to process How to process it into herbal medicine First of all, prepare 15-30 grams of dried Chicken Claw plants (for cancer treatment as much as 50-100 grams). After that, boil the dried Chicken Claws into five glasses of water over low heat for 3-4 hours. After boiling, wait for the herbs to cool. After cooling, drink the herbal medicine 2 times a day. References Biodiversity Warriors. (2021). Getting to Know Selaginella doederleinii Hieron, an Abundant Medicinal Plant in the Turgo Area. Faculty of Medicine and Health, Muhammadiyah University of Jakarta. (2024). Chicken claw (Selaginella doederleinii Hieron) as a Traditional Medicinal Plant. Kusumastuti, E. (2012). Phytochemical Study and Pharmacological Activity of Chicken claw (Selaginella doederleinii Hieron). Yogyakarta: Gadjah Mada University. Ngibad, K. (2018). The Potential of chicken claw (Selaginella doederleinii Hieron) as a Traditional Medicine and a Source of Natural Antioxidants. Malang: Maulana Malik Ibrahim State Islamic University. Indonesian Wikipedia. (2024). Chicken claw (plant).
Daun Cakar Ayam (Selagiriella doederleinii Hieron) Read More »










