Nama Latin
Mussaenda frondosa L
Taksonomi
Kingdom : Plantae
Phylum : Tracheoophyta
Class : Magnoliopsida
Order : Gentianules
Family : Rubiaceae
Genus : Mussaenda
Species : Mussaenda frondosa L
(Setia et al., 2022)
Definisi umum
Tanaman nusa indah berasal dari Filipina, awalnya merupakan tanaman liar yang tumbuh disemak-semak di lereng perbukitan. Tanaman ini umumnya ditanam sebagai tanaman hias. Selain cantik, Nusa Indah juga memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan. Tumbuhan liar ini memiliki cabang-cabang yang berbulu halus. Tangkai bunga dapat mencapai panjang 1,5 cm dengan pangkalnya yang lonjong dan berujung runcing. Daunnya memiliki panjang antara 6 hingga 10 cm, juga ditumbuhi bulu-bulu halus di bagian bawah dan ujungnya yang runcing. Stipula tanaman ini memiliki panjang 3-4 mm, berbentuk lonjong, dan bercabang dua di 5 bagian puncaknya.Bunga tumbuhan ini tumbuh dalam bentuk majemuk di bagian terminal, membentuk cymes yang longgar dan memiliki tampilan tomentose linier dengan panjang antara 1 hingga 1,5 cm serta ditutupi rambut halus. Brakteolnya memiliki bentuk linier.Yang menarik, salah satu dari lima lobus kelopak bunga berkembang menjadi struktur yang menyerupai daun dengan ukuran 8-12 x 4,5 cm dan juga ditutupi rambut putih, menciptakan pemandangan yang sungguh menakjubkan. Panjang lobus tersebut berkisar 6-7 mm, berbentuk oval-lanset, dan terhubung dengan corolla yang memiliki panjang 2,5-3 cm, berbentuk corong dan melebar di bagian tengah, dengan warna yang menawan, baik oranye maupun kuning (Setia et al., 2022).
Kandungan
Terdapat Fitokonstituen seperti quercetin, isoquercetin, hyperin, asam singapat, asam ferulat, dan stiglusida diisolasi menggunakan kromatografi arus balik tetes dari ekstrak metanol daun bunga Mussaenda frondosa L (Shanthi & Radha, 2020).
Khasiat
Menyembuhkan influenza, demam, batuk, radang amandel, radang tenggorokan, koreng, luka, bisul, mencegah kanker payudara, mencegah dan mengatasi kanker payudara. Akar dari tanaman bunga Nusa Indah berguna untuk mengobati batuk dan aktivitas farmakologi yang telah dilaporkan yaitu sebagai diuretik, antipologis, antipiretik aktivitas dalam laringoparingitis, gastroenteritis akut, liver dan hepatitis (Rojin dkk., 2015). Kandungan senyawa kimia yang terdapat pada bunga Nusa Indah diantaranya adalah senyawa flavonoid, saponin, glikosida dan terpenoid (Eishwaraiah, 2011; Raju dan Rao, 2011). Senyawa terpenoid merupakan salah satu metabolit sekunder yang dapat dijumpai pada bagian akar, batang, daun, buah maupun biji tanaman. Senyawa golongan terpenoid menunjukkan aktivitas farmakologi yang menarik sebagai antiviral, antibakteri, antiinflamasi, sebagai inhibisi terhadap sintesis kolesterol dan antikanker (Mahato et al.,1997). Menurut Andini, dkk., (2014), senyawa golongan triterpenoid merupakan agen fitokimia yang dapat secara selektif membunuh sel kanker payudara dan mencegah rusaknya sel normal.
Cara pengolahan
a. Untuk mencegah kanker payudara : Siapkan 15-30 g batang nusa indah kering atau 30-60 g yang segar, dan 30 g tapak dara. Rebus semua bahan dengan 600 ml air hingga mendidih dan air tersisa 300 ml. Saring dan dinginkan, minum ramuan.
b. Untuk Influenza : Cuci bersih 12 g daun segar lalu rebus dengan 200 ml air bersih hingga mendidih (selama 5 menit). Saring dan dinginkan lalu minum sekaligus (sehari 2-3 kali).
Daftar Pustaka
Raju, N.J., and Rao, G.B., 2011, Anthelmintic Activities Of Antigonon Leptopus Hook and Mussaenda erythrophylla Lam., J. Pharm. Pharmaceut. Sci., 3 : 68-69.
Rojin, Sukanya S., dan Rajendra H., 2015, Hepatoprotective Effect Of Erythrophylla And Aegle Marmelos In Ethanol Induced Rat Hepatotoxicity Model, International Journal Of Applied Biology And Pharmaceutical Technology, 6 (3).
Tussanti, Iin, Andrew J., dan Kisdjamiatun, 2014, Sitotoksisitas In Vitro Ekstrak Etanolik Buah Parijoto (Medinilla Speciosa, Reinw.Ex Bl.) Terhadap Sel Kanker Payudara T47D, J. Gizi Indonesia, 2(2) : 53-58
Parwata IM. O.A.P.,Ratnayani K., dan Listya A. , 2010. Aktivitas Antiradical Bebas serta Kadar Beta Karoten pada Madu Randu (Ceiba Pentendra) dan Madu Kelengkeng (Nephelium longata L). Jurnal Kimia. 4:54-62.
Putra,B.A.A., Bogoriani, N.W., Diantariani, N.W., 2014. Ekstraksi Warna Alam dari Bonggol Tanaman Pisang (Musa Paradiasciaca L.) dengan Metode Maserasi, Refluks, dan Sokletasi. 8:113-199.
Rita, W.S., 2010. Isolasi, Identifikasi dan Uji Aktivitas Antibakteri Senyawa Golongan Triterpenoid pada Rimpang Temu Putih (Curcuma Zedooria Berg.) (Roscoe). J.Kim 4:20-26.
BEAUTIFUL NUSA FLOWERS
LATIN NAME
Mussaenda frondosa L.
Taxonomy
Kingdom: Plantae
Phylum: Tracheophyta
Class: Magnoliopsida
Order: Gentianules
Family: Rubiaceae
Genus: Mussaenda
Species: Mussaenda frondosa L. (Setia et al., 2022)
General Definition
The Nusa Indah plant originates from the Philippines and originally grows wild as a shrub on hillside slopes. This plant is generally cultivated as an ornamental. Besides its beauty, the Nusa Indah also offers health benefits. This wild plant has fine, hairy branches. The flower stalks can reach 1.5 cm in length with an oval base and pointed tips. The leaves are between 6 and 10 cm long and are covered with fine hairs on the underside and have pointed tips. The stipules of this plant are 3-4 mm long, oval, and bifurcated at five apex points. The flowers grow in terminally compound inflorescences, forming loose, linear-tomentose cymes, ranging from 1 to 1.5 cm long and covered with fine hairs. The bracteoles are linear. Interestingly, one of the five calyx lobes develops into a leaf-like structure measuring 8-12 x 4.5 cm and also covered with white hairs, creating a truly stunning sight. The lobes are 6-7 mm long, oval-lanceolate, and connected to a corolla that is 2.5-3 cm long, funnel-shaped and widening in the center, and has a captivating color, either orange or yellow (Setia et al., 2022).
Content
Phytoconstituents such as quercetin, isoquercetin, hyperin, singapic acid, ferulic acid, and stiglucide were isolated using countercurrent drop chromatography from the methanol extract of Mussaenda frondosa L. flower leaves (Shanthi & Radha, 2020).
Benefits
Treats influenza, fever, cough, tonsillitis, sore throat, scabs, wounds, boils, and prevents breast cancer. The roots of the Nusa Indah flower are useful for treating coughs, and its pharmacological activities have been reported as diuretic, antifungal, and antipyretic activities in laryngopharyngitis, acute gastroenteritis, liver disease, and hepatitis (Rojin et al., 2015). The chemical compounds found in the Nusa Indah flower include flavonoids, saponins, glycosides, and terpenoids (Eishwaraiah, 2011; Raju and Rao, 2011). Terpenoid compounds are secondary metabolites found in the roots, stems, leaves, fruits, and seeds of plants. Terpenoid compounds exhibit interesting pharmacological activities as antivirals, antibacterials, anti-inflammatories, inhibitors of cholesterol synthesis, and anticancer agents (Mahato et al., 1997). According to Andini et al., (2014), triterpenoid compounds are phytochemical agents that can selectively kill breast cancer cells and prevent damage to normal cells.
Processing Method
a. To prevent breast cancer: Prepare 15-30 g of dried nusa indah stems or 30-60 g of fresh ones, and 30 g of periwinkle. Boil all ingredients in 600 ml of water until boiling and 300 ml of water remains. Strain and cool, then drink the concoction.
b. For influenza: Wash 12 g of fresh leaves, then boil in 200 ml of clean water until boiling (for 5 minutes). Strain and cool, then drink all at once (2-3 times daily).
Bibliography
Raju, N.J., and Rao, G.B., 2011, Anthelmintic Activities Of Antigonon Leptopus Hook and Mussaenda erythrophylla Lam., J. Pharm. Pharmaceut. Sci., 3 : 68-69.
Rojin, Sukanya S., and Rajendra H., 2015, Hepatoprotective Effect Of Erythrophylla And Aegle Marmelos In Ethanol Induced Rat Hepatotoxicity Model, International Journal Of Applied Biology And Pharmaceutical Technology, 6 (3).
Tussanti, Iin, Andrew J., and Kisdjamiatun, 2014, “In Vitro Cytotoxicity of Ethanolic Extract of Parijoto Fruit (Medinilla Speciosa, Reinw.Ex Bl.) Against T47D Breast Cancer Cells,” Indonesian Journal of Nutrition, 2(2): 53-58
Parwata IM. O.A.P., Ratnayani K., and Listya A., 2010. Anti-Free Radical Activity and Beta-Carotene Content in Kapok Honey (Ceiba Pentendra) and Longan Honey (Nephelium longata L.). Journal of Chemistry. 4: 54-62.
Putra, B.A.A., Bogoriani, N.W., Diantariani, N.W., 2014. Extraction of Natural Color from Banana Plant Stems (Musa Paradiasciaca L.) Using Maceration, Reflux, and Soxhletation Methods. 8:113-199.
Rita, W.S., 2010. Isolation, Identification, and Antibacterial Activity Testing of Triterpenoid Compounds in White Turmeric Rhizomes (Curcuma zedooria Berg.) (Roscoe). J. Kim 4:20-26.

