May 2026

Iler (Plectranthus scutellarioides (L.) R. Br.)

Nama Latin Plectranthus scutellarioides (L.) R. Br. Taksonomi Kingdom : Plantae Devisi : Spermatophyta Class : Dicotylendonae Ordo : Solanales Family : Lamiaceae Genus : Coleus Spesies : Plectranthus scutellarioides (L) R. Br (Elfianis, 2021). Deskripsi Umum Tanaman iler memiliki banyak sinonim, seperti Coleus atropurpureus Benth, Coleus scutellarioides (L) Benth, Coleus blumei Benth, Solenostemon scutellarioides (L) Codd. Nama daerah di Indonesia dikenal dengan si gesing (Batak), jawer kotok (Sunda), kentangan (Jawa), ati-ati, saru-saru (Bugis), majana (Madura) dan adang-adang (Padang) (Elfanis, 2021). Kandungan Daun iler memiliki berbagai kandungan senyawa kimia seperti minyak atsiri, alkaloid, flavonoid, tannin, saponin dan turunan fenolik/polifenol. Hal ini dibuktikan oleh penelitian Mpila et al., (2012) yang menyatakan bahwa daun iler mengandung minyak atsiri, saponin, flavonoid dan polifenol, begitu juga dengan beberapa penelitian setelahnya. Auliawan et al. (2014) melakukan penapisan fitokimia terhadap ekstrak daun iler menunjukkan bahwa hasil uji tabung positif terhadap keberadaan alkaloid, flavonoid, tannin dan saponin. Flavonoid adalah salah satu senyawa fenolik yang dapat memproteksi sel beta pankreas dari radikal bebas dengan bersifat sebagai antioksidan, selain itu flavonoid mampu menghambat enzim alfa glukosidase yang berfungsi memecah karbohidrat. Penghambatan enzim alfa glukosidase ini menyebabkan penundaan penyerapan glukosa sehingga mampu menurunkan kadar gula dalam darah (Fitrianto dan Priyo, 2010). Khasiat Antioksidan, Antibakteri, Imunomodulator, Antihistamin, Antihelmintik, Mukolitik Cara Pengolahan Obat Batuk dan Demam (Seduhan): Siapkan 5 lembar daun muda dan 15 cm batang atas tanaman iler, lalu cuci bersih. Rebus dengan 300 ml air hingga mendidih. Air rebusan diminum setelah hangat. Obat Batuk Berdahak dan Asma (Perasan): Ambil 7-10 lembar daun miana/iler, cuci bersih. Tumbuk halus daun tersebut Seduh dengan sedikit air panas, lalu saring. Tambahkan madu untuk mengurangi rasa pahit (opsional) lalu minum Daftar Pustaka Alzamani, L. M., Marbun, M. R., Purwanti, M. E., Salsabilla, R., & Rahmah, S. (2022). Ulkus Kronis : Mengenali Ulkus Dekubitus dan Ulkus Diabetikum. Jurnal Nasional Indonesia, 2(02), 272–286. American Diabetes Association. (2018). Standards of medical care in diabetes – 2021 abridged for primary care providers. Clinical Diabetes, 39(1), 14–43. https://doi.org/10.2337/cd21-as01 American Diabetes Association. (2022). Professional Practice Committee: Standards of Medical Care in Diabetes—2022. Diabetes Care, 45(January), S3. https://doi.org/10.2337/dc22-SPPC Anita, Basarang, M., Arisanti, D., Rahmawati, & Fatmawati, A. (2019). Analisis Daya Hambat Esktrak Etanol Daun Miana (Coleus atropurpureus) terhadap Staphylococcus aureus dan Vibrio Cholera. Seminar Nasional Sains, Teknologi, Dan Sosial Humaniora Uit 2019, 1(1), 1–9. Bela, Preyendiswara, A. (2021). Manfaat Dan Budidaya Daun Miana. Universitas Tarumanegara, Jakarta.

Iler (Plectranthus scutellarioides (L.) R. Br.) Read More »

Gempur Batu (Ruellia napifera Zoll. & Mor. )

Nama Latin Ruellia napifera Zoll. & Mor.  Taksonomi Kingdom: Plantae Divisi: Magnoliophyta Kelas: Magnoliopsida Ordo: Scrophulariales Famili: Acanthaceae Genus: Ruellia Spesies: Ruellia napifera Zoll. & Mor. \ (A Rozak,2011) Deskripsi Umum Tumbuhan Gempur batu ini merupakan tumbuhan liar yang ada di hutan-hutan, diladang pada tanah agak lembab pada dataran rendah sampai ketinggian 500 m dpl tumbuhan ini berhabitus semak. Tanaman daun gempur batu adalah salah satu tanaman yang telah lama dikenal sebagai tanaman herbal. Daun berbentuk tombak dan berakar, daun agak kasar terdapat banyak bulu halus di permukaannya, memiliki bunga berukuran kecil-kecil warna-nya putih. Kandungan Bagian  akar  diketahui mengandung  triterpenes  (lupeol),  fitosterol  (sitosterol,  stigmasterol,  dan kampesterol), 2,6-Dimetoksikuinon, dan akasetin, sedangkan pada daun dan bunga telah diisolasi senyawa apigenin-7-â-D-glukoronida. Dari tanaman ini telah pula diisolasi senyawa golongan flavonoid yaitu kirsimaritin, kirsimarin, kirsiol  4’-glikosida,  sorbifolin,  dan  pedalitin. Ruellia   brittoniana telah mengandung  senyawa  2-O-galaktopiranosil  gliserol  heksaasetat.  Tanaman Ruellia   patula mengandung  senyawa  lioniresinol-9-O-â-D-glukopiranosida dan 5,5-dimetoksi. Larisiresinol -9- O -â- glukopiranosida yang merupakan suatu lignan. Khasiat Tanaman gempur batu ini dapat menyembuhkan penyakitkencing batu, sebagai obat batu ginjal, melancarkan buang airkecil, mencegah sembelit, mengatasi sakit kuning, anti tumor, Untuk lebih jelasnyamengatasi wasir, anti tumor, mengobati maag, anti kolesterol, obat mengenai daun gempurdiare, gatal-gatal, baik untuk lambung. Cara Pengolahan Siapkan sekitar 7 lembar daun gempur batu, 30 gram daun semanggi, dan 7 lembar daun kembangbungang. Bersihkan semua daun tersebut dan rebus bersama-samadalam 800cc hingga tersisa setengahnya. Minumlah air rebusantersebut secara teratur 2 kali sehari. Daftar Pustaka Bahriyah, I., Hayati, A., & Zayadi, H. (2015). Etnobotani dan Penggunaan Tumbuhan Liar Berkhasiat Obat di Kecamatan Guluk-Guluk Kabupaten Sumenep Madura.  Departemen Kesehatan RI. (1986). Medical Herb Index in Indonesia. Ningsih, I. Y. (2016). Studi Etnofarmasi Penggunaan Tumbuhan Obat di Kecamatan Guluk-Guluk Kabupaten Sumenep Madura.  Putri Citrawati. (n.d.). Khasiat dan Perawatan Gempur Batu.  Repository UGM. (1991). Pengaruh Daun Gempur Watu (Borreria hispida, SCHUM) Terhadap Daya Larut Kalsium Batu Ginjal secara In Vitro.

Gempur Batu (Ruellia napifera Zoll. & Mor. ) Read More »

Karuk (Piper sarmentosum Roxb.)

Nama Latin Piper sarmentosum Roxb. Taksonomi (IPNI, 2024) Definisi Umum Daun karuk, atau dikenal juga sebagai Piper sarmentosum, adalah tanaman herbal yang banyak ditemukan di Asia Tenggara. Selain populer sebagai penyedap rasa dalam masakan, daun ini juga sudah lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi berbagai keluhan kesehatan. Kandungan Daun karuk kaya akan berbagai zat aktif dan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan, antara lain: Kandungan ini menjadikan daun karuk memiliki sifat antioksidan, antiinflamasi, serta antimikroba yang kuat. Khasiat Daun karuk memiliki berbagai manfaat kesehatan yang telah dikenal baik melalui penelitian maupun penggunaan tradisional. Tanaman ini dapat membantu meredakan gangguan pencernaan seperti perut kembung dan diare ringan karena kandungan senyawa aktifnya yang menenangkan saluran cerna. Selain itu, daun karuk juga bermanfaat dalam meredakan batuk dan pilek berkat sifat antimikroba dan antiinflamasinya, sehingga mampu melegakan tenggorokan serta membantu mengeluarkan dahak sebagai ekspektoran alami. Kandungan antioksidannya turut berperan dalam mempercepat penyembuhan luka ringan dengan mendukung regenerasi jaringan dan melindungi sel dari kerusakan. Rebusan daun karuk juga dikenal memiliki efek antipiretik alami yang dapat membantu menurunkan demam. Bahkan, beberapa studi awal menunjukkan potensi daun karuk dalam mencegah kanker, meskipun masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan manfaat tersebut secara ilmiah. Cara Pengolahan Teh Daun Karuk 5–7 lembar daun karuk segar, 2 gelas air. Rebus daun karuk dalam air hingga mendidih. Saring dan minum selagi hangat. Kamu bisa menambahkan sedikit madu atau perasan lemon untuk meningkatkan rasa sekaligus manfaat kesehatannya. Daftar Pustaka IPNI. (2024). International Plant Names Index. Dipublikasikan secara online di http://www.ipni.org. The Royal Botanic Gardens, Kew; Harvard University Herbaria & Libraries; dan Australian National Herbarium. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Pedoman Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Medical News Today. (2025). The Health Benefits of Piper sarmentosum. World Health Organization (WHO). (2025). Traditional Medicine.

Karuk (Piper sarmentosum Roxb.) Read More »

Garut (Maranta arundinacea Linn)

Nama Latin Maranta arundinacea Linn Taksonomi kerajaan :Plantae; divisi : Spermatophyte; kelas : Monocotyledoneae; bangsa : Zingerbales; suku : Marantacea; magra : Maranta; jenis : Maranta arundinacea Linn (TANAMAN GARUT BUDIDAYA DAN PEMASARAN SECARA ONLINE,2019) Deskripsi Umum Garut merupakan tanaman umbi-umbian yang dapat menghasilkan karbohidrat dengan jumlah yang cukup tinggi. Tanaman ini memiliki potensi pasar internasional, karena dapat diusahakan secara komersial. Garut mudah beradaptasi pada banyak agroekologi, tetapi setiap daerah menghasilkan garut dalam jumlah yang berbeda-beda tergantung pada kadar air dalam tanah karena jumlah hujan yang sedikit mengakibatkan pasokan air dalam tanah juga sedikit. Kandungan Umbi garut memiliki kandungan gizi tinggi, kandungan karbohidrat 25-30%, kandungan pati Buletin Plasma Nutfah Vol.17 No.1 Th.2011 13 +20% (Widowati, 1998; Suhartini T dan Hadiatmi, 2011), tepungnya dapat digunakan sebagai bahan baku pengganti terigu (Djaafar dan Rahayu, 2006;Suhartini T dan Hadiatmi,2011). Umbi garut memiliki manfaat kesehatan karena indeks glikemiknya rendah Khasiat Garut merupakan tanaman multifungsi, antara lain penghasil pati dan bahan baku industri emping garut, yang diketahui sebagai makanan sehat.Limbah pengolahan umbi garut berupa kulit dan ampas dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak. Umbi garut merupakan penghasil pati yang potensial dengan hasil pati 12 berkisar antara 1,92-2,56 t/ha (Djaafar et al. 2007; Anonim 2009a;Titiek F,dkk,2010). Pati garut dapat digunakan sebagai bahan substitusi terigu (Djaafar dan Rahayu 2006;Titiek F,dkk,2010) hingga 50-100%. Oleh karena itu, pati garut berpotensi menurunkan impor terigu yang telah mencapai 4,10 juta t/tahun dengan nilai Rp3,40 triliun (Gusmaini et al. 2003; Anonim 2008;Titiek F,dkk,201 Cara Pengolahan Umbi garut dapat langsung direbus atau dibakar sebagai camilan tradisional yang rasanya mirip bengkuang namun lebih gurih. Umbi garut memiliki indeks glikemik rendah , menjadikannya sangat baik untuk kesehatan pencernaan dan penderita diabetes. Daftar Pustaka Amalia, B. 2014. Umbi Garut Sebagai Alternatif Pengganti Terigu Untuk Individual Austitik. Warta Penelitian dan Pengembangan Tanaman Insustri. Vol. 20. No. 2. Hal: 30-31 Anusavice, K.J. 2003. Buku Ajar Ilmu Bahan Kedoktera Gigi. Ed. Ke-10. Alih bahasa: Budiman JA, Purwoko S. Jakarta:EGC. Hal. 94. 103-106. Cahyani, E.D. dan Nugroho, D.H. 2012. Pengaruh Uji Temperatur Air Pencampur Terhadap Setting Time Bahan Cetak Alginat Dengan Penambahan Pati Garut (Maranta Arundinaceae L.). Departemen Biomaterial Pendidikan Dokter Gigi, UMY. Hal 6 Faridah, D.N., Fardiaz, D., Andarwulan, N., Sunarti, T.C. 2014. Karakteristik Sifat Fisikokimia Pati Garut (Maranta Arundinaceae). Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan. Universitas Pertanian Bogor. Hal 15

Garut (Maranta arundinacea Linn) Read More »

Gragas Otot (Equisetum ramosissimum)

Nama Latin Equisetum ramosissimum Taksonomi Kerajaan:Plantae Divisi:  Polypodiophyta Kelas:  Polypodiopsida Subkelas:Equisetidae Ordo:   Equisetales Famili: Equisetaceae Genus: Equisetum Spesies:Equisetum ramosissimum (Herbie,2015) Deskripsi Umum Equisetum ramosissimum var. huegelii adalah tumbuhan berspora dengan batang tegak, silindris, dan berongga. Cabang-cabangnya panjang, ramping, memiliki dua atau tiga bagian dalam vertisil, berusuk, simpul yang dikelilingi oleh selubung ketat sisik bawaan seperti daun dan memiliki strobilus lonjong di ujung cabang Kandungan Asam kersik 5 % – 10 %, asam oksalat, asam malat, asam akonitat, asam tanat, kalium, natrium dan saponin Khasiat Indikasi khusus: Peradangan pada kelenjar prostat – membantu hilangnya kontrol pada saluran kandung kemih pada anak (mengurangi mengompol pada anak) – Diuretik – meringankan Cystitis (nyeri pada kandung kemih) dengan kondisi hematuria (kencing berdarah) – meringankan uretritis (pembengkakan pada saluran kandung kemih). – penggunaan Oral : untuk terapi irigasi pada penyakit bakteri dan inflamasi pada saluran kemih bagian bawah dan kerikil (serpihan batu) ginjal  Cara Pengolahan Untuk minum: 10-15 g herba kering, rebus. Pemakaian luar: Dibuat parem. Digunakan untuk sakit pada persendian, digosokkan pada anak untuk memperkuat anggota gerak dan obat luka. Daftar Pustaka Departemen Kesehatan Republik Indonesia (1978).”Materia Medika Indonesia jilid 2″ Global Biodiversity Information Facility Research (1999).”Global Biodiversity Information Facility” Mithun Biswas, Aninda Mandal, Madhuparna Hore, Subikash Biswas, Suvendu Dey, Jayita Biswas1, Amrik Mondal, Bidyut Kumar Mandal, Piu Das, Sudha Gupta (2016).”new record of equisetum ramosissimum susbsp. debile from lower gangetic plain, west bengal, india and conservation approach” British Herbal Medicine Association (1976).”British Herbal Pharmacopoeia” American Botanical Council (1986).”Herbal Medicine: Expanded Commission E Monographs”

Gragas Otot (Equisetum ramosissimum) Read More »

Takokak (Solanum torvum Sw.)

Nama Latin Solanum torvum Sw. Taksonomi Kingdom: Plantae Subkingdom: Tracheobionta Superdivisi: Spermatophyta Divisi: Magnoliophyta Kelas: Magnoliopsida Subkelas: Asteridae Ordo: Solanales Famili: Solanaceae Genus: Solanum Spesies: Solanum torvum Sw. IPNI (2024) Deskripsi Umum Terung pipit adalah salah satu spesies tumbuhan berbentuk perdu dari famili Solanaceae (suku terong-terongan). Tumbuhan yang dikenal dengan nama ilmiah Solanum torvum ini berasal dari bioma beriklim tropis basah dengan rentang sebaran mulai dari Meksiko, Amerika Selatan bagian utara, Karibia, hingga Brazil timur. Di Indonesia terung pipit memiliki beberapa nama, antara lain ada yang menyebutnya takokak, pokak (Jawa), atau terong pipit (Sumatra). Nama ilmiah Solanum torvum pertama kali dipublikasikan oleh botanis Olof Peter Swartz pada tahun 1788. Kandungan Menurut Rahman (2013), senyawa flavonol dan flavon dimanfaatkan dalam sayuran indigenous tersebut sangat bervariasi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sayuran indigenous yang diteliti mengandung senyawa quarcetin. Selain itu, menurut Astri (2012) buah takokak mengandung flavonoid, tanin, saponin, fenol dan quercetin. Khasiat Takokak (Solanum torvum Swartz) digunakan oleh masyarakat sebagai sayur baik dimasak atau sebagai lalapan. Selain itu, takokak juga digunakan sebagai obat darah tinggi dan penambah nafsu makan. Tanaman ini juga dapat digunakan sebagai obat sakit lambung, sakit gigi, tidak datang haid, batuk kronis, obat sakit pinggang kaku, bisul, koreng, darah tinggi, penambah nafsu makan, gatal-gatal, mata kering, penghilang rasa sakit, anti radang dan alat kontrasepsi (Mustarichie, dkk. 2011). Cara Pengolahan  Sediakan 10-15 gram takokak kering atau 30-60 gram takokak segar, rebus hingga mendidih, lalu minum airnya. Daftar Pustaka Gandhi GR, Ignacimuthu S, Paulraj MG. 2011. Solanum torvum Swartz: fruit containing phenolic compounds shows antidiabetic and antioxidant effects in streptozotocin induced diabetic rats. Food Chem Toxicol 49:2725-2733. Helilusiatiningsih, N. (2020). Pengolahan buah terung pokak (Solanum torvum) menjadi teh herbal sebagai minuman fungsional. Buana Sains, 20(2), 139–148. Lee et al. (2013). PENGARUH LOKASI TUMBUH TERHADAP SENYAWA FITOKIMIA PADA BUAH, BIJI, DAUN, KULIT BUAH TANAMAN TAKOKAK (Solanum torvum). Buana Sains.

Takokak (Solanum torvum Sw.) Read More »

Kaca Piring (Gardenia jasminoides J.Ellis.)

Nama Latin Gardenia jasminoides J.Ellis. Taksonomi (POWO, 2024) Definisi Umum Kaca piring merupakan tanaman hias berbunga dari famili Rubiaceae yang dikenal karena bunganya berwarna putih, harum, dan mengilap seperti porselen. Tanaman ini banyak dimanfaatkan sebagai tanaman hias, bahan obat tradisional, serta pewarna alami. Kandungan Kaca piring mengandung berbagai senyawa kimia yang berperan penting dalam karakteristik dan pemanfaatannya. Di antaranya adalah geniposida yang termasuk golongan iridoid, serta genipin yang merupakan turunan dari geniposida. Selain itu, tanaman ini juga mengandung flavonoid, saponin, dan minyak atsiri yang memberikan aroma khas pada bunganya. Pada bagian buahnya terdapat pigmen alami berupa crocin yang memberikan warna kuning. Khasiat Tanaman bunga kaca piring juga ternyata memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Manfaat Bunga Kaca Piring: Cara Pengolahan Berikut beberapa cara pengolahan kaca piring: Daftar Pustaka Dalimartha, S. (2006). Atlas Tumbuhan Obat Indonesia. Jakarta: Puspa Swara. Duke, J.A. (2002). Handbook of Medicinal Herbs. CRC Press. Harborne, J.B. (1987). Metode Fitokimia. Bandung: ITB. Heyne, K. (1987). Tumbuhan Berguna Indonesia. Jakarta: Yayasan Sarana Wana Jaya. Kementerian Kesehatan RI. (2017). Farmakope Herbal Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI. POWO. (2024). Plants of the World Online. Royal Botanic Gardens, Kew. Diakses dari https://powo.science.kew.org/

Kaca Piring (Gardenia jasminoides J.Ellis.) Read More »

Tapak Liman (Elephantopus scaber L)

Nama Latin Elephantopus scaber L Taksonomi Kingdom : Plantae Divisi : Magnoliophyta Kelas : Magnoliopsida Sub Kelas : Asteridae Ordo : Asterales Famili : Asteraceae Genus : Elephantopus Spesies : Elephantopus scaber L Deskripsi Umum Tapak liman (Elephantopus scaber L.) dikenal sebagai jenis tumbuhan liar yang tersebar luas di berbagai daerah di Indonesia. Tumbuhan ini umumnya tumbuh di area yang tidak terkena sinar matahari secara langsung, di ketinggian sekitar 1.500 meter di atas permukaan laut. Tanaman ini tergolong dalam famili Asteraceae dan memiliki asal-usul dari wilayah Amerika serta Asia.. (Mandal et al., 2018). Kandungan Ekstrak etanol daun tapak liman mengandung senyawa-senyawa seperti steroid, alkaloid, dan flavonoid yang berpotensi sebagai antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Flavonoid diketahui memiliki aktivitas antibakteri melalui mekanisme perusakan membran sitoplasma, yaitu dengan berikatan dengan protein hingga merusak struktur protein tersebut (Widyaningrum et al., 2020). Khasiat Cara Pengolahan Air Rebusan (Infus): Tumbukan (Obat Luar): Daftar Pustaka Ahmad, A. R., Juwita, J., & Ratulangi, S. A. D., 2015. Penetapan Kadar Fenolik dan Flavonoid Total Ekstrak Metanol Buah dan Daun Patikala (Etligera elatior (Jack) RM SM). Pharmaceutical Sciences & Research, 2(1), pp. 1-10. Alponsin, Maideliza, T., & Noli, Z. A. 2017. Studi Anatomi Daun Cantigi (Vaccinium korinchense Ridl.) pada Altitud Berbeda di Gunung Talang. Jurnal Metamorfosa, 4(1), pp. 114-121. Andrian, Supriadi., & Purba, M. 2014. Pengaruh Ketinggian Tempat dan Kemiringan Lereng terhadap Produksi Karet (Havea brasiliensis Muell. Arg.) di Kebun Hapesong PTPN III Tapanuli Selatan. Jurnal Online Agroteknologi, 2(3), 981-989. Azter, A. A., 2009. Uji Efek Ekstrak Etanol Herba Tapak Liman (Elephantopus scaber L.) terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Darah pada Tikus Putih Jantan yang Diinduksi Kafeina. Skripsi. Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta

Tapak Liman (Elephantopus scaber L) Read More »

Tapak Dara (Catharanthus roseus (L.) G.Don)

Nama Latin Catharanthus roseus (L.) G.Don Taksonomi Kingdom: Plantae Subkingdom: Tracheobionta Superdivisi: Spermatophyta Divisi: Magnoliophyta Kelas: Magnoliopsida Subkelas: Asteridae Ordo: Gentianales Famili: Apocynaceae Genus: Catharanthus Spesies: Catharanthus roseus (L.) G.Don (POWO,2024) Deskripsi Umum Tapak dara adalah salah satu spesies tumbuhan perdu atau perdu kecil dari famili Apocynaceae. Tumbuhan yang dikenal dengan nama ilmiah Catharanthus roseus ini berasal dari bioma beriklim tropis kering di wilayah Madagaskar timur dan selatan. Di Indonesia tapak dara memiliki beberapa nama, antara lain ada yang menyebutnya bunga serdadu, kembang tembaga, atau tapak dara. Nama ilmiah Catharanthus roseus pertama kali dipublikasikan oleh botanis George Don pada tahun 1837. Kandungan Ekstrak etanol daun tapak liman mengandung senyawa-senyawa seperti steroid, alkaloid, dan flavonoid yang berpotensi sebagai antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Flavonoid diketahui memiliki aktivitas antibakteri melalui mekanisme perusakan membran sitoplasma, yaitu dengan berikatan dengan protein hingga merusak struktur protein tersebut (Widyaningrum et al., 2020). Khasiat Daun tapakdara (Catharanthus roseus) telah digunakan secara tradisional untuk membantu menurunkan tekanan darah, membantu meringankan malaria, sembelit dan kencing manis. Akarnya digunakan untuk membantu meringankan kencing manis dan peluruh haid. Cara Pengolahan Merebus, menyeduh, atau mengeringkan daun dan bunganya untuk pengobatan tradisional, seperti diabetes dan darah tinggi. Cara utamanya meliputi perebusan 10-16 lembar daun dengan 3 gelas air hingga tersisa 2 gelas, atau menyeduh 7 lembar daun dengan air panas.  Daftar Pustaka Hariana.A. 2011. Tumbuhan Obat Dan Khasiatnya. Hal 110 – 112. Penebar Swadaya : Jakarta. Leonindita.2009. Formulasi Tablet Ekstrak Herba Tapak Dara (Catharantus Roseus (L) G. Don) Dengan Bahan Pengikat Gelatin Dan Gom Arab Pada Berbagai Konsentrasi.Skripsi.Fakultas Farmasi Universitas Muhamadiah Surakarta. Sakina. 2012. Khasiat Di Balik Tapak Dara (Catharanthus Roseus) Dan Mahkota Dewa (Phaleria Macrocarp ).Jurusan Farmasi Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Haluoleo. Kendari.

Tapak Dara (Catharanthus roseus (L.) G.Don) Read More »

Jeruk Lemon (Citrus limon L.)

Nama Latin Citrus limon L. Taksonomi (USDA – NRCS, 2024) Definisi Umum Jeruk lemon adalah buah dari tanaman Citrus limon yang termasuk dalam famili Rutaceae. Buah ini berbentuk bulat hingga lonjong, berwarna kuning cerah saat matang, dan memiliki rasa asam yang khas karena kandungan asam sitrat yang tinggi. Jeruk lemon banyak dimanfaatkan sebagai bahan pangan, minuman, serta dalam bidang kesehatan karena kandungan vitamin C, antioksidan, dan senyawa bioaktif lainnya yang bermanfaat bagi tubuh. Kandungan Jeruk lemon mengandung air dalam jumlah tinggi yang membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh. Selain itu, lemon juga mengandung protein dalam jumlah kecil, karbohidrat sebagai sumber energi, gula alami, serat, serta sedikit lemak. Kandungan seratnya terutama berupa pektin yang termasuk serat larut. Lemon juga kaya akan vitamin dan mineral penting, seperti vitamin C sebagai antioksidan, vitamin B6 yang berperan dalam metabolisme, serta mineral seperti magnesium dan kalium. Di samping itu, lemon mengandung senyawa bioaktif atau senyawa tumbuhan, seperti hesperidin, eriocitrin, dan D-limonene yang berkontribusi pada nilai gizinya. Khasiat Jeruk lemon memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh dan kulit. Lemon dapat membantu mencerahkan kulit karena kandungan vitamin C dan asam sitrat yang berperan dalam mengangkat sel kulit mati, merangsang regenerasi sel baru, memudarkan hiperpigmentasi, serta meratakan warna kulit. Selain itu, lemon juga bermanfaat untuk mengatasi jerawat dan komedo karena memiliki sifat antibakteri dan antijamur yang mampu menghambat pertumbuhan mikroorganisme penyebab infeksi kulit, serta membantu memudarkan bintik hitam dan bekas luka melalui proses eksfoliasi alami. Dalam menjaga kesehatan tubuh, lemon berperan dalam menurunkan risiko penyakit jantung dan diabetes melalui kandungan antioksidan yang membantu mengurangi stres oksidatif. Sifat antimikroba dalam lemon juga membantu mencegah infeksi. Konsumsi lemon secara rutin dapat membantu menurunkan berat badan karena meningkatkan rasa kenyang sehingga mengurangi asupan makanan. Selain itu, lemon dapat membantu mencegah batu ginjal dengan meningkatkan volume dan pH urine. Lemon juga bermanfaat dalam mencegah anemia karena kandungan vitamin C yang membantu meningkatkan penyerapan zat besi dalam tubuh. Di sisi lain, lemon dapat meningkatkan kesehatan pencernaan dan membantu mengatasi konstipasi, terutama jika dikonsumsi dalam bentuk air hangat. Senyawa tumbuhan di dalam lemon juga memiliki potensi sebagai antikanker karena dapat membantu menghambat pertumbuhan tumor. Kandungan vitamin C yang tinggi turut berperan dalam meningkatkan sistem imun tubuh sehingga membantu melindungi tubuh dari berbagai penyakit. Cara Pengolahan Daftar Pustaka Clinical Nutrition Research. (2025). Effect of Pre-meal Water Consumption on Energy Intake and Satiety in Non-obese Young Adults. Direktorat Jenderal Hortikultura. (2019). Statistik Hortikultura. Jakarta: Kementerian Pertanian RI. Everyday Health. (2025). Lemons 101: A Complete Guide. Healthline. (2025). 6 Evidence-Based Health Benefits of Lemons. Healthline. (2025). 6 Ways Your Body Benefits from Lemon Water. Healthline. (2025). Lemons 101: Nutrition Facts and Health Benefits. Journal of Biomedicine and Biotechnology. (2023). Cancer chemoprevention by citrus pulp and juices containing high amounts of β-cryptoxanthin and hesperidin. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Tabel Komposisi Pangan Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI. Life Science. (2025). Lemons: Health Benefits & Nutrition Facts. Medical News Today. (2025). How can lemons benefit your health? Rukmana, R. (2003). Budidaya Jeruk. Yogyakarta: Kanisius. Sunarjono, H. (2013). Berkebun 21 Jenis Tanaman Buah. Jakarta: Penebar Swadaya. USDA – NRCS. (2024). United States Department of Agriculture – Natural Resources Conservation Service, Plant Profile. WebMD. (2025). Health Benefits of Lemon.

Jeruk Lemon (Citrus limon L.) Read More »

Scroll to Top