Nama Latin
Peperomia pellucida (L.) Kunth
Taksonomi
Kingdom: Plantae
Subkingdom: Tracheobionta
Superdivisi: Spermatophyta
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Subkelas: Magnoliidae
Ordo: Piperales
Famili: Piperaceae
Genus: Peperomia
Spesies: Peperomia pellucida (L.) Kunth
Definisi Umum
Suruhan adalah salah satu spesies tumbuhan epifit dari famili Piperaceae (suku sirih-sirihan). Tumbuhan yang dikenal dengan nama ilmiah Peperomia pellucida ini berasal dari bioma beriklim tropis basah di kawasan tropis dan subtropis Amerika, kawasan tropis Afrika, Madagaskar. Di Indonesia suruhan memiliki beberapa nama, antara lain ada yang menyebutnya ketumpangan air (Melayu), sasaladaan (Sunda), atau suruh-suruhan (Jawa). Nama ilmiah Peperomia pellucida pertama kali dipublikasikan oleh botanis Carl Sigismund Kunth pada tahun 1816.
Kandungan
Tanaman suruhan (Peperomia pellucida) kaya akan senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, triterpenoid, dan steroid yang berfungsi sebagai antiinflamasi, antioksidan, serta antibakteri. Kandungan ini efektif meredakan asam urat, radang kulit, jerawat, serta mengatasi sakit perut.
Berikut adalah rincian kandungan dan manfaat tanaman suruhan:
Senyawa Aktif (Fitokimia):
Flavonoid: Berfungsi sebagai antioksidan kuat, antiinflamasi, dan agen antikanker.
Alkaloid, Saponin, Tanin, dan Steroid: Memberikan efek antimikroba (antibakteri) yang menghambat pertumbuhan bakteri seperti Pseudomonas aeruginosa.
Minyak Atsiri: Didominasi oleh seskuiterpenoid (87,5%) yang memiliki sifat terapeutik.
Senyawa Fenolik: Termasuk pellucidin A, dillapiole, dan apiol yang memiliki aktivitas pengobatan.
Kandungan Nutrisi:
Kaya akan vitamin A dan C, yang penting untuk kesehatan kulit dan meningkatkan kekebalan tubuh.
Khasiat
Tanaman suruhan memiliki berbagai manfaat yang telah digunakan secara tradisional dan didukung oleh penelitian ilmiah, antara lain:
a. Antioksidan
Suruhan mampu menangkal radikal bebas karena kandungan fenolik dan flavonoidnya tinggi.
b. Antiinflamasi
Membantu meredakan peradangan, terutama pada kasus rematik dan nyeri sendi.
c. Antimikroba
Efektif melawan bakteri dan jamur karena kandungan senyawa aktif seperti alkaloid dan flavonoid.
d. Antidiabetes
Digunakan secara tradisional untuk membantu menurunkan kadar gula darah.
e. Antikanker
Memiliki potensi sebagai agen antikanker berdasarkan aktivitas senyawa bioaktifnya.
f. Mengatasi Demam dan Sakit Kepala
Sering digunakan sebagai obat herbal untuk menurunkan demam dan meredakan sakit kepala.
g. Penyakit Kulit
Digunakan untuk mengobati jerawat, luka, dan iritasi kulit.
Cara Pengolahan
Tanaman suruhan dapat diolah dengan cara sederhana sesuai kebutuhan:
a. Rebusan Herbal
Ambil seluruh bagian tanaman segar (daun dan batang)
Cuci bersih
Rebus dengan 2–3 gelas air hingga tersisa 1 gelas
Saring dan minum
Digunakan untuk mengatasi demam, rematik, dan gangguan dalam tubuh.
b. Lalapan atau Konsumsi Segar
Cuci daun segar
Konsumsi sebagai lalapan
Cara ini umum digunakan untuk menjaga kesehatan dan membantu menurunkan tekanan darah.
c. Tumbukan (Obat Luar)
Tumbuk daun segar hingga halus
Tempelkan pada bagian luka atau kulit yang meradang
Digunakan untuk mempercepat penyembuhan luka dan mengatasi iritasi kulit.
d. Ekstrak atau Jus Herbal
Haluskan tanaman segar dengan air
Saring dan minum
Digunakan sebagai terapi alternatif untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
Daftar Pustaka
Rovik, A., et al. (2024). Ethnobotany and Potential of Suruhan (Peperomia pellucida) as a Herbal Medicine Ingredient. Journal of Biomedical Sciences and Health.
Sukri, M. A. M., et al. (2025). A Comprehensive Review of Peperomia pellucida. Malaysian Journal of Applied Sciences.
Silalahi, M. (2022). Peperomia pellucida: Traditional medicinal and its bioactivity. World Journal of Biology Pharmacy.
Puluhulawa, Y. A., et al. (2021). Kandungan dan manfaat suruhan. Jurnal Agrosains.
Ashibna, S. F., & Nurkholidah, I. (2023). Skrining fitokimia suruhan. Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan.
Sodik, J. J., et al. (2024). Aktivitas antioksidan Peperomia pellucida. Medical Sains.

