Kitolod (Hippobroma longiflora)

Nama Latin

Hippobroma longiflora.

Taksonomi

  • Kingdom: Plantae
  • Divisi: Spermatophyta
  • Sub Divisi: Angiospermae
  • Kelas: Dicotyledoneae
  • Sub Kelas: Sympetalae
  • Ordo: Campanulatae / Asterales / Synandrae
  • Famili: Campanulaceae

(IPNI, 2024)

Definisi Umum

Kitolod (Hippobroma longiflora (L.) G.Don) merupakan tanaman herbal yang banyak tumbuh di daerah tropis dan sering ditemukan liar di pekarangan atau tepi jalan. Tanaman ini memiliki bunga berwarna putih berbentuk bintang dengan daun hijau memanjang bergerigi. Kitolod dikenal dalam pengobatan tradisional karena dipercaya memiliki berbagai manfaat kesehatan, terutama untuk pengobatan luar. Namun, tanaman ini juga mengandung getah yang dapat bersifat iritatif sehingga penggunaannya harus dilakukan dengan hati-hati.

Kandungan

itolod mengandung berbagai senyawa aktif seperti alkaloid, flavonoid, saponin, dan polifenol. Tanaman ini juga memiliki kandungan senyawa lobelin yang termasuk kelompok alkaloid dan diketahui memiliki aktivitas biologis tertentu. Selain itu, kitolod mengandung antioksidan alami yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Khasiat

Kitolod secara tradisional digunakan untuk membantu meredakan iritasi ringan dan menjaga kesehatan mata, meskipun penggunaannya harus sangat berhati-hati. Selain itu, tanaman ini juga dipercaya membantu mengurangi peradangan, membantu meredakan nyeri ringan, serta dimanfaatkan sebagai obat luar tradisional untuk beberapa gangguan kulit. Kandungan flavonoid dan antioksidannya juga berpotensi membantu melindungi tubuh dari radikal bebas.

Cara Pengolahan

  • Daun atau bunga kitolod dipetik secukupnya.
  • Cuci bersih menggunakan air mengalir.
  • Untuk penggunaan luar, daun dapat ditumbuk hingga halus.
  • Hasil tumbukan ditempelkan pada bagian tubuh tertentu sesuai kebutuhan.
  • Untuk air rebusan, daun direbus dengan air secukupnya lalu disaring sebelum digunakan.
  • Penggunaan harus dilakukan dengan hati-hati dan tidak berlebihan karena getah kitolod dapat menyebabkan iritasi.

Daftar Pustaka

Dalimartha, S. (2006). Atlas Tumbuhan Obat Indonesia. Jakarta: Puspa Swara.

Harborne, J.B. (1987). Metode Fitokimia. Bandung: ITB Press.

IPNI (2024). International Plant Names Index. Published on the Internet. The Royal Botanic Gardens, Kew, Harvard University Herbaria & Libraries, and Australian National Herbarium.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Farmakope Herbal Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI.

POWO (2024). Plants of the World Online. Facilitated by the Royal Botanic Gardens, Kew.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top