Kantil (Magnolia × alba)

Nama Latin

Magnolia × alba

Taksonomi

Kingdom : Plantae

Divisi : Magnoliophyta

Kelas : Magnoliopsida

Ordo : Magnoliales

Famili : Magnoliaceae

Genus : Magnolia

Spesies : Magnolia × alba

(Indrokilo oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan periode 2019-2020)

Definisi Umum

Kantil putih (Magnolia × alba) adalah pohon berbunga yang banyak ditemukan di kawasan tropis Asia, termasuk Indonesia, Malaysia, dan Tiongkok. Tanaman ini memiliki bunga berwarna putih bersih dan sangat harum, sehingga sering digunakan dalam upacara adat, hiasan bunga, serta sebagai simbol budaya di beberapa daerah. Walaupun lebih dikenal sebagai tanaman hias, bagian bunganya juga memiliki sejarah pemanfaatan dalam pengobatan tradisional untuk berbagai keluhan kesehatan ringan.

Kandungan

Tanaman kantil putih mengandung berbagai senyawa bioaktif yang dapat berkontribusi pada aktivitas farmakologisnya:

  • Flavonoid: senyawa antioksidan yang umum di tumbuhan dan berperan dalam melindungi sel tubuh dari kerusakan radikal bebas (De Mel dkk., 2025)
  • Komponen minyak esensial seperti linalool, metil eugenol, pinenes, dan lainnya yang memberi aroma khas dan dapat memiliki aktivitas biologis tertentu (Socfindo Conservation)
  • Ekstrak bunga juga menunjukkan adanya berbagai komponen seperti butanoic acid ester, tricosane, dan pentacosane dalam analisis kimia GC-MS yang dapat memengaruhi aktivitas biologis tanaman ini (Bawa, 2011).

Khasiat

 Beberapa khasiat tanaman kantil putih yang didukung oleh penelitian ilmiah dan penggunaan tradisional antara lain:

  • Aktivitas Antimikroba

Beberapa penelitian melaporkan bahwa ekstrak bunga Magnolia × alba memiliki aktivitas antimikroba terhadap bakteri seperti Escherichia coli dan Staphylococcus aureus, menunjukkan potensi sebagai bahan alami untuk menghambat pertumbuhan mikroba penyebab infeksi (Safrina, 2022).

  • Aktivitas Antioksidan

Kandungan flavonoid dalam ekstrak bunga menunjukkan bahwa tanaman ini memiliki aktivitas antioksidan, yang berarti dapat membantu tubuh mengatasi stres oksidatif dan mendukung kesehatan secara umum

  • Pemanfaatan Tradisional

Dalam praktik pengobatan tradisional, bunga kantil putih sering digunakan untuk meredakan batuk dan gangguan pernapasan ringan, serta sebagai bahan aromaterapi dan penenang karena aromanya yang khas. Tanaman ini juga digunakan untuk membantu meredakan demam, gangguan pencernaan ringan, serta sebagai diuretik ringan (peluruh kencing) (Oktaviana dkk., 2023).

Cara Pengolahan

Berikut beberapa cara pengolahan bagian tanaman kantil putih untuk pemanfaatan tradisional atau pengujian aktivitas biologis:

  • Infusa / Rebusan Bunga

Bunga kantil dapat direbus dengan air bersih untuk dijadikan teh herbal ringan. Penyajian ini sering digunakan secara tradisional sebagai minuman aroma terapi yang diyakini membantu meredakan batuk atau stres ringan.

  • Ekstrak Etanol atau Minyak Esensial

Dalam penelitian modern, bagian bunga diekstraksi menggunakan pelarut seperti etanol untuk memperoleh konsentrasi flavonoid dan senyawa beraroma lain yang kemudian diuji aktivitasnya di laboratorium (Mastura dkk., 2024).

  • Aromaterapi / Minyak Pijat

Minyak esensial yang diperoleh dari bunga M. × alba juga digunakan dalam aromaterapi atau sebagai bagian dari formulasi minyak pijat untuk relaksasi karena aromanya yang menenangkan

Daftar Pustaka

Bawa, I. G. A. G. (2011). Aktivitas antioksidan dan antijamur senyawa atsiri bunga cempaka putih (Michelia alba). Jurnal Kimia, 5(1): 43–50.

De Mel, S., Gruenler, J., Khoury, L., Heynes, A., Fazekas, J., Damaske, K., and Anderson, R. S. (2025). Green synthesis of silver nanoparticles using Magnolia alba leaf extracts and evaluating their antimicrobial, anticancer, antioxidant, and photocatalytic properties. Scientific Reports, 15 (1): 23709.

Mastura, Amna, U., Niaci, S., and Pebiola, T. (2024). Determination of total flavonoids extract of white (Magnolia alba (DC.) Figlar) using spectrophotometry UV–Vis method. Journal of Carbazon, 2(1): 31–37.

Oktaviana, N., Isnaini, N., Harnelly, E., Zulkarnain, Z., Muhammad, S., dan Misrahanum, M. (2023). Theoretical evaluation of Michelia species’ bioactive compounds and therapeutic potential: A literature review. Grimsa Journal of Science, Engineering and Technology, 1(2): 52–59.

Safrina, S. (2022). Uji aktivitas antimikroba dan kandungan senyawa kimia bunga cempaka putih (Michelia alba DC.). Jurnal Ilmiah Guru Madrasah, 1(2): 83–96.

Socfindo Conservation. (n.d.). Magnolia × alba (Kantil / cempaka putih). Socfindo Conservation.

https://www.socfindoconservation.co.id/plant/919](https://www.socfindoconservation.co.id/plant/919)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top