Nama Latin
Plumeria sp.
Taksonomi
Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta (Spermatophyta)
Kelas : Magnoliopsida (Dicotyledonae)
Ordo : Gentianales
Famili : Apocynaceae
Genus : Plumeria
(Adrian ,2008)
Definisi Umum
Kamboja adalah sekelompok tumbuhan dalam genus Plumeria yang umumnya berupa pohon kecil atau semak, berbatang sukulen (berair), dan memiliki getah putih. Tanaman ini berasal dari Amerika Tengah namun telah beradaptasi luas di daerah tropis, sering ditanam sebagai tanaman hias, peneduh, atau di area pemakaman. Bunganya harum, terdiri dari lima kelopak dengan warna putih, kuning, merah muda, hingga merah.
Kandungan
Tanaman kamboja (Plumeria acuminate, W.T.Ait) mengandung senyawa agoniadin, plumierid, asam plumerat, lipeol, dan asam serotinat, plumierid merupakan suatu zat pahit beracun. Menurut Sastroamidjojo (!967). kandungan kimia getah tanaman ini adalah damar dan asam plumeria C10H10O5 (oxymethyl dioxykaneelzuur) sedangkan kulitnya mengandung zat pahit beracun. Menurut Syamsulhidayat dan Hutapea (1991) akar dan daun Plumeria acuminate, W.T.Ait mengandung senyawa saponin, flavonoid, dan polifenol, selain itu daunnya juga mengandung alkaloid. Tumbuhan ini mengandung fulvoplumierin, yang memperlihatkan daya mencegah pertumbuhan bakteri, selain itu juga mengandung minyak atsiri antara lain geraniol, farsenol, sitronelol, fenetilalkohol dan linalool (Tampubolon, 1981). Kulit batang kamboja mengandung flavonoid, alkaloid, polifenol (Dalimartha, 1999 ; Prihandono, 1996).
Khasiat
Tanaman kamboja digunakan dalam pengobatan tradisional sebagai:
- Antibiotik & Antiseptik: Getah kamboja efektif untuk membersihkan luka ringan dan mengobati kutil atau mata ikan.
- Obat Sakit Gigi: Getah kamboja pada kapas dapat meredakan sakit gigi berlubang.
- Anti-inflamasi (Anti-radang): Rebusan kulit batang digunakan untuk mengurangi bengkak atau bisul.
- Penurun Demam (Antipiretik): Rebusan akar/kulit batang.
- Aromaterapi: Aroma bunga digunakan untuk meredakan stres dan relaksasi.
Cara Pengolahan
- Getah (Luka/Kutil/Sakit Gigi): Ambil getah dari batang atau tangkai bunga, oleskan pada area yang sakit atau kutil.
- Daun (Bisul/Bengkak): Daun segar diolesi minyak kelapa, dipanaskan (dilayukan) di atas api, lalu ditempelkan pada bagian yang bengkak/bisul.
- Kulit Batang/Akar (Demam/Disentri): Kulit batang dikeringkan, direbus, dan air rebusannya diminum.
- Bunga (Teh/Teh Herbal): Bunga dikeringkan dan diseduh untuk kesehatan pencernaan.
Daftar Pustaka
Center for Collaborative Research on Pharmacy (CCRF) UGM. (2008). Kamboja (Plumeria acuminata).
Dalimartha, S., dr., 1999, Ramuan Tradisional untuk Pengobatan Kanker, hal 62-63, Penebar Swadata, Jakarta.
Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta. (2021). Klasifikasi dan Manfaat Tanaman Kamboja.
Kebun Raya Indrokilo Boyolali. (2025). Bunga Kamboja (Plumeria sp.).
Jurnal Ilmiah Stigma (Unipasby). (n.d.). Pengaruh Ekstrak Etil Asetat Getah Kamboja (Plumeria sp.).
Syamsuhidayat, S. S., dan Hutapea, J. R., 1991, Inventaris Tanaman Obat Indonesia (I), Departemen Kesehatan RI, Jakarta, page 452-453
Tampubolon, A.S., 1967, Obat Asli Indonesia, 214-215, Dian Rakjat, Jakarta

