Nama Latin
Santalum album
Taksonomi
Kerajaan : Plantae
Divisi : Spermatomatopyta
Sub Divisi : Angiospermaye
Kelas : Dicotyledoneae
Ordo : Monochlamideae
Famili : Santalaceae
Genus : Santalum
Spesies : Santalim album L (Timba, 2021).
Definisi Umum
Cendana (Santalum album). Merupakan tumbuhan hutan penghasil kayu di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memilki nilai ekonomi yang besar dan merupakan tipe spesies endemik. Cendana termasuk juga pohon yang perkecambahan benihnya relatif lamban yang disebabkan oleh ketebalan kulitnya yang menghambat masuknya air secara imbibisi sehingga proses perkeca mbahannya membutuhkan waktu yang relatif lama. Cendana (Santalum album) merupakan tumbuhan hutan penghasil kayu di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) (Gowatri et al., 2024). Secara morfologis bunga Cendana (Santalum album L.) tumbuh pada ujung ranting dan pada ketiak daun serta merupakan bunga majemuk yang berbentuk malai. Tangkai malai mempunyai panjang sekitar 4-6 cm, dan panjang tangkai bunga mekar sekitar 2-6 mm. warna bunga awalnya kuning kemudian berubah merah gelak kecoklat – kecoklatan (Timba, 2021).
Kandungan
Metabolit sekunder
- Santalol
- α-santalol
Metabolit kimia
- Santalin
- Santarubin
- Ester
- Aldehid
- Phytosterols
- Lupeol
- Nerolidol dan sitostenone (Ratnasari et al., 2023).
Khasiat
Cendana ini sebagai obat penyakit diabates mellitus yang sudah parah karena dalam pengobatan kayu Cendana digunakan dan diolah seperti bedak (Ilham Maumar, 2021). Minyak cendana didapatkan dari batang dan akar pohon cendana yang sering digunakan juga sebagai :
- Antiinflamasi
- Antikanker
- Antibakteri
- Antikanker
- Menangkal radikal bebas (Ratnasari et al., 2023).
Cara Pengolahan
Destilasi pada minyak atsiri cendana dilakukan dengan memasukkan sampel ke dalam Erlenmeyer dengan masing-masing 500 g sampel per perlakuan. Destilasi dilakukan selama 6 jam hingga aquades yang digunakan sebagai pelarut hampir habis menguap menyisakan bahan di dalam Erlenmeyer. Setelah 6 jam perlakuan destilasi, hasil destilasi didiamkan semalaman atau sekitar 8 jam dengan tujuan pengendapan. Minyak atsiri yang terkandung akan naik dan mengambang ke permukaan air. Setelah pengendapan dilakukan, hasil dari destilasi di ambil 20 ml cairan teratas menggunakan pipet tetes (Zaki et al., 2025).
Daftar Pustaka
Anfida, A. N., Sukarya, I. G. A., & Saputri, M. J. (n.d.). Pengaruh Pemberian Ekstrak Kayu Cendana ( Santalum Album Linn ) Terhadap Eosinofil Pada Permukaan Kuit Mencit ( Mus Muculus ) Alergi The Effec Of Sandalwood Extract (Santalum Album Linn) Towards Eosinophiles on Allergic Mice (Mus Musculus) Skin Surface.
Gowatri, M., Carvalo, B., Seran, W., & Mau, A. E. (2024). Komposisi Media Tanam Terhadap Perkecambah Benih ( Effects of the Interaction of Bubble Plants and the Media Composition of PlantsAgainst the Growth of Sandalwood Seeds ( Santalum album Linn )). 06(01).
Ilham Maumar, N. L. (2021). Eksplorasi Potensi Tumbuhan Berkhasiat Obat Diabetes Mellitus Pada Suku Dayak Bakumpai Barito Selatan Sebagai Penysun Atlas Tanaman Berkhasiat Obat. 2(1), 18–30.
Ratnasari, D., Septiani, D., & Rahmawati, D. S. (2023). Formulasi Dan Pengujian Nilai Spf Losion Ekstrak Etanol Batang Cendana ( Santalum Album L .). 3, 7816–7834.
Timba, S. K. (2021). Kajian Lingkungan Biotik dan Abiotik Cendana ( Santalum album L .) Dalam Kawasan Hutan Kemasyarakatan. 1670–1679.
Zaki, G. I., Bimantio, M. P., Studi, P., Hasil, T., & Pertanian, F. T. (2025). Pembuatan Minyak Atisiri Cendana Gunung Kidul dengan Metode Destilasi Sederhana dengan Faktor Pengeringan Bahan. 3, 1239–1249.

