Sambang Colok (Aerva sanguinolenta (L.) Blume)
Aerva sanguinolenta (L.) Blume Kingdom : Plantae Subkingdom : Tracheobionta Superdivisi : Spermatophyta Divisi : Magnoliophyta Kelas : Magnoliopsida Subkelas : Caryophyllidae Ordo : Caryophyllales Famili : Amaranthaceae Genus : Aerva Spesies : Aerva sanguinolenta (L.) Blume (Backer and Bakhuizen van den Brink, 1965) Sambang colok adalah salah satu spesies tumbuhan berbentuk perdu kecil dari famili Amaranthaceae (suku bayam-bayaman) yang memiliki siklus hidup semusim (annual). Tumbuhan ini berasal dari bioma beriklim tropis basah. Nama ilmiah Aerva sanguinolenta pertama kali dipublikasikan oleh botanis Carl Ludwig Blume pada tahun 1826. Sambang colok (Iresine herbstii) merupakan salah satu tanaman obat yang namanya kurang dikenal oleh masyarakat. Rebusan cabang-cabang muda sambang colok digunakan untuk mengobati haematuria dan nyeri haid. Daun sambang colok mengandung saponin, flavonoid, dan polifenol disamping itu daunnya juga mengandung minyak atsiri. Tanaman yang umum ditanam sebagai tanaman hias ini mempunyai sifat diuretik, anti-inflamasi, dan antipiretik Daun sambang colok dalam pengobatan biasa digunakan sebagai obat haid kurang teratur, obat untuk menghilangkan rasa nyeri haid, obat kencing kurang lancar, obat kencing nanah, obat kurang darah, obat keputihan, obat cacing dan obat radang rahim Cara Rebusan (Pemakaian Dalam) Ini adalah metode paling umum untuk mengobati penyakit dalam seperti nyeri haid atau kencing batu.Bahan: Ambil sekitar 15-30 gram daun sambang colok segar (atau 10-15 gram yang sudah kering). Proses: Cuci bersih daun sambang colok. Rebus dengan 3 gelas air (sekitar 600 ml) hingga tersisa 1,5 gelas.Penggunaan: Saring dan minum air rebusan tersebut. Umumnya diminum 2-3 kali sehari, pagi dan sore. Nurrosyidah, I. H., et al. (2020). Studi Etnobotani Tumbuhan Obat Berbasis Pengetahuan Lokal di Desa Seloliman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. [Penelitian terkait penggunaan tanaman obat/sambang colok]. Warta Hortusmed Edisi 1 2020 (2020). B2P2TOOT Tawangmangu (terbit 18 September 2020)..Studi Pustaka/Kajian Metabolit (2026). Referensi terkait identifikasi morfologi dan metabolit sekunder (contoh: flavonoid total) yang mencakup tanaman sejenis. [Catatan: Berdasarkan data pencarian, studi komprehensif sering dirilis dalam jurnal penelitian pertanian terkait metabolit].
Sambang Colok (Aerva sanguinolenta (L.) Blume) Read More »










