Nama Latin
Vitex negundo L.
Taksonomi
Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Lamiales
Famili : Lamiaceae
Genus : Vitex
Spesies : Vitex negundo L.
Definisi Umum
Tanaman lagundi (Vitex negundo L.) merupakan tanaman perdu yang tumbuh di daerah tropis dan subtropis, termasuk Asia Tenggara. Tanaman ini umumnya ditemukan di tepi sungai, semak belukar, dan lahan terbuka dengan paparan sinar matahari cukup. Lagundi memiliki ciri khas berupa daun majemuk menjari dengan lima helai anak daun, beraroma khas, serta bunga kecil berwarna ungu kebiruan. Dalam pengobatan tradisional, lagundi telah lama digunakan untuk mengatasi gangguan pernapasan seperti batuk, asma, dan bronkitis, serta sebagai antipiretik dan analgesik. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa Vitex negundo mengandung senyawa bioaktif yang memiliki aktivitas farmakologis seperti antiinflamasi, antimikroba, dan antioksidan, sehingga tanaman ini banyak dikaji dalam pengembangan obat herbal modern (Dharmasiri et al., 2003; Zheng et al., 2015).
Kandungan
Tanaman lagundi (Vitex negundo L.) mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder yang berperan penting dalam aktivitas biologisnya. Kandungan utama meliputi flavonoid seperti casticin, luteolin, dan vitexin yang berfungsi sebagai antioksidan dan antiinflamasi. Selain itu, tanaman ini juga mengandung minyak atsiri yang terdiri dari sabinene, limonene, dan cineole yang berkontribusi terhadap aktivitas antimikroba dan ekspektoran. Senyawa lain seperti alkaloid, tanin, saponin, iridoid glikosida, dan terpenoid juga ditemukan dalam berbagai bagian tanaman lagundi. Kombinasi senyawa tersebut memberikan efek farmakologis yang luas, termasuk sebagai bronkodilator, analgesik, dan imunomodulator, sehingga mendukung pemanfaatannya dalam pengobatan tradisional maupun modern (Zheng et al., 2015; Tiwari et al., 2012).
Khasiat
Tanaman lagundi memiliki berbagai manfaat kesehatan, antara lain:
Mengatasi batuk dan asma
Membantu melegakan saluran pernapasan dan mengurangi produksi dahak.
Antiinflamasi
Mengurangi peradangan pada tubuh.
Antimikroba
Melawan bakteri dan jamur penyebab penyakit.
Antipiretik
Menurunkan demam.
Analgesik
Mengurangi nyeri, termasuk nyeri sendi dan sakit kepala.
Antioksidan
Melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
a. Rebusan Daun
Ambil 5–7 lembar daun lagundi
Cuci bersih
Rebus dengan 2–3 gelas air hingga tersisa 1 gelas
Saring dan minum
Digunakan untuk batuk, asma, dan demam.
b. Ramuan Uap (Inhalasi)
Rebus daun lagundi dalam air
Hirup uapnya
Digunakan untuk melegakan saluran pernapasan.
c. Obat Luar
Tumbuk daun segar
Tempelkan pada bagian tubuh yang nyeri atau bengkak
d. Infus Herbal
Seduh daun kering dengan air panas
Diamkan 10–15 menit
Saring dan minum
Daftar Pustaka
Dharmasiri, M. G., et al. (2003). Anti-inflammatory and analgesic activities of Vitex negundo. Journal of Ethnopharmacology.
Zheng, C. J., et al. (2015). Phytochemical and pharmacological profile of Vitex negundo. Journal of Natural Medicines.
Tiwari, O. P., et al. (2012). Chemical composition and biological activities of Vitex negundo. International Journal of Pharmaceutical Sciences.
Tjitrosoepomo, G. (2013). Taksonomi Tumbuhan Obat. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Departemen Kesehatan RI. (2017). Farmakope Herbal Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI.

