Katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr.)
Nama Latin Sauropus androgynus (L.) Merr. Taksonomi (Santoso, 2013) Definisi Umum Daun katuk adalah daun yang berasal dari tanaman Sauropus androgynus, yaitu tumbuhan perdu dari famili Euphorbiaceae yang banyak tumbuh di daerah tropis, termasuk Indonesia. Secara umum, daun katuk didefinisikan sebagai bahan pangan sekaligus tanaman obat yang memiliki daun kecil berbentuk oval, berwarna hijau, dan tersusun rapi pada batang. Daun ini sering dimanfaatkan sebagai sayuran serta dikenal memiliki kandungan gizi tinggi. Selain sebagai makanan, daun katuk juga dikenal dalam pengobatan tradisional. Kandungan Senyawa kimia yang terkandung dalam ekstrak etanol 90% daun katuk yaitu berupa golongan senyawa alkaloid, triterpenoid, saponin, tanin, polifenol, glikosida, dan flavonoid. Khasiat Daun katuk memiliki khasiat sebagai antioksidan yang kuat, sebagai afrodisiaka, dan meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui. Serta memiliki daya hambat sebagai antibakteri, sebagai antikolesterol, dan antiobesitas. Cara Pengolahan Daftar Pustaka Andini, R. (2014). Uji efek afrodisiaka ekstrak daun katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr.). Skripsi. Fakultas Farmasi, Universitas Indonesia. Mulyani, S., dkk. (2017). Aktivitas antibakteri ekstrak daun katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr.). Jurnal Farmasi dan Ilmu Kefarmasian Indonesia, 4(2), 45–52. Patonah, dkk. (2017). Uji aktivitas antiobesitas ekstrak daun katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr.). Jurnal Gizi dan Pangan, 12(3), 123–130. Sa’roni, dkk. (2004). Effectiveness of Sauropus androgynus (L.) Merr. leaf extract in increasing breast milk production. Media Litbang Kesehatan, 14(3), 20–24. Santoso, B. (2013). Taksonomi dan morfologi tanaman obat Indonesia. Jakarta: Penebar Swadaya. Susanti, N., dkk. (2014). Analisis kandungan senyawa kimia ekstrak etanol daun katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr.). Jurnal Kimia Farmasi, 6(1), 1–7. Warditiani, N.K. (2015). Uji aktivitas antikolesterol ekstrak daun katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr.). Jurnal Farmasi Udayana, 4(1), 30–36. Zahra, F., dkk. (2008). Aktivitas antioksidan ekstrak daun katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr.). Jurnal Sains dan Teknologi Farmasi, 13(2), 67–72.
Katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr.) Read More »










