Nama Latin
Ficus septica Burm.f.
Taksonomi
- Kingdom : Plantae
- Divisi : Magnoliophyta
- Kelas : Magnoliopsida
- Ordo : Rosales
- Famili : Moraceae
- Genus : Ficus
- Spesies : Ficus septica Burm.f.
Definisi Umum
Tanaman awar-awar (Ficus septica Burm.f.) merupakan tumbuhan perdu hingga pohon kecil yang banyak tumbuh di daerah tropis, termasuk Indonesia, terutama di lahan terbuka, pinggir hutan, dan daerah semak belukar. Tanaman ini memiliki ciri khas berupa daun lebar berwarna hijau, batang berkayu, serta menghasilkan getah putih yang cukup kental. Awar-awar dikenal sebagai tanaman pionir yang mampu tumbuh pada tanah kurang subur dan memiliki peran ekologis dalam proses suksesi vegetasi. Dalam pengobatan tradisional, berbagai bagian tanaman seperti daun, akar, dan getah dimanfaatkan untuk mengatasi penyakit seperti infeksi kulit, peradangan, demam, dan gangguan pencernaan. Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa Ficus septica mengandung senyawa bioaktif yang memiliki aktivitas farmakologis seperti antimikroba, antiinflamasi, dan sitotoksik, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai bahan obat herbal dan antikanker (Lansky & Paavilainen, 2011; Ragasa et al., 2014).
Kandungan Kimia
Tanaman awar-awar (Ficus septica Burm.f.) mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder yang berperan penting dalam aktivitas biologisnya. Kandungan utama meliputi alkaloid, khususnya golongan phenanthroindolizidine alkaloids, yang diketahui memiliki aktivitas sitotoksik terhadap sel kanker. Selain itu, tanaman ini juga mengandung flavonoid, tanin, dan saponin yang berfungsi sebagai antioksidan dan antimikroba. Senyawa lain seperti terpenoid, steroid, serta senyawa fenolik juga ditemukan dalam ekstrak daun dan akar tanaman ini. Kandungan getahnya juga memiliki komponen bioaktif yang berperan dalam aktivitas antibakteri dan antiinflamasi. Kombinasi senyawa tersebut menjadikan Ficus septica memiliki potensi besar dalam pengembangan fitofarmaka, terutama dalam bidang terapi penyakit infeksi, peradangan, dan kanker (Ragasa et al., 2014; Lansky & Paavilainen, 2011).
Khasiat dan Manfaat
Tanaman awar-awar memiliki berbagai manfaat kesehatan, antara lain:
- Antimikroba
Menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur. - Antiinflamasi
Mengurangi peradangan pada tubuh. - Antikanker (potensial)
Kandungan alkaloid berpotensi menghambat pertumbuhan sel kanker. - Penyembuhan luka
Membantu mempercepat penyembuhan luka dan infeksi kulit. - Antipiretik
Digunakan untuk membantu menurunkan demam. - Antioksidan
Melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
Cara Pengolahan
a. Rebusan Daun
- Ambil beberapa lembar daun awar-awar
- Cuci bersih
- Rebus dengan 2–3 gelas air hingga tersisa 1 gelas
- Saring dan minum
Digunakan untuk demam dan peradangan.
b. Obat Luar
- Tumbuk daun segar hingga halus
- Tempelkan pada luka atau kulit yang terinfeksi
c. Getah Tanaman
- Ambil getah secukupnya
- Oleskan pada bagian kulit yang bermasalah (hati-hati penggunaan)
d. Ramuan Tradisional
- Campurkan bagian tanaman dengan herbal lain
- Rebus dan konsumsi sesuai kebutuhan
Daftar Pustaka
Lansky, E. P., & Paavilainen, H. M. (2011). Figs: The Genus Ficus. CRC Press.
Ragasa, C. Y., et al. (2014). Bioactive compounds from Ficus septica. Journal of Natural Products.
Tjitrosoepomo, G. (2013). Taksonomi Tumbuhan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Harborne, J. B. (1987). Metode Fitokimia. Bandung: ITB Press.
Departemen Kesehatan RI. (2017). Farmakope Herbal Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI.

