Alamanda (Allamanda cathartica L.)

Nama Latin

Allamanda cathartica L.

Taksonomi

Kingdom : Plantaee

Divisi : Basidiomycota

Kelas : Magnoliopsida

Ordo : Apocynales

Famili : Apocynaceae

Genus : Allamanda

Spesies : Allamanda cathartica  (Anggita, 2019)

Definisi Umum

Tanaman alamanda (Allamanda cathartica) merupakan salah satu genus dari famili Apocynaceae yang berasal dari Brazil Amerika Serikat. Alamanda mempunyai nama daerah Lame areuy (sunda) dan bunga akar kuning (melayu). Tanaman hias ini selain dirumah pribadi, tanaman hias juga dibutuhkan diperkantoran/instansi, hotel, pertokohan dan lain-lain (Haryati, 2010).

Kandungan

Tanaman alamanda mengandung senyawa-senyawa di dalamnya yang memiliki banyak manfaat dan khasiat. Beberapa senyawa yang terkandung di dalam tanman alamanda adalah sebagai berikut :

1. Plumieride

2. B-sitosterol

3. Alkaloid

4. Flavonoid

5. Tanin

6. Saponin

7. Fenol

8. Steroid

Khasiat

Kandungan yang terdapat di dalam tanaman alamanda memiliki khasiat sebagai alternatif obat kontrasepsi sintetik. Selain itu, tanaman alamanda juga berpotensi besar sebagai antijamur dan anti mikroba yang sering menyebabkan infeksi pada kulit dan kuku manusia. Tanaman alamnda juga berkhasiat sebagai pereda batuk, penawar racun, dan pereda demam.

Cara Pengolahan

Tanaman alamanda dapat diolah dengan beberapa cara yaitu :

1. Daun

Daun tanaman alamanda yang masih segar dapat dicuci bersih dan direbus dengan satu gelas air selama kurang lebih 15 menit, lalu disaring untuk dapat diminum airnya sebagai penawar racun. Selain itu, daun tanaman alamanda dapat ditumbuk hingga halus yang kemudian hasilnya dapat digunakan sebagai obat luar.

2. Getah batang

Getah batang tanaman alamanda dapat diambil untuk dijadikan obat luar seperti salep.

Daftar Pustaka

Anggita. 2019. Taksonomi dan Morfologi Bunga Alamanda. Artikel Dokumen Scribd.

Gunawan. B.,Fajriaty. I.,Untari. E.K. 2019. Analisis Senyaw pada Ekstrak Etanol Daun Alamanda (Allamanda cathartica) sebagai Antifertilitas. Jurnal Farmasi Kalbar. Vol 4(1)

Haryati.  2010.  Prospek  Agribisnis  Tanaman  Hias  dalam  Pot  (POTOLANT). Jurnal Ilmiah Agribisnis dan Perikanan. Vol 3(2)

Mahyuni. S.,Komala O.,Fadilah N. 2025. Perbandingan Aktivitas Ekstrak Microwave Assisted Extraction dan Refluks Daun Alamanda (Allamanda cathartica L.) terhadaap Jamur Trychophyton rubrum. Jurnal Farmasi, Kesehatan dan Sains (FASKES). Vol. 03(01).

Wati. N.,Rahmawati. L.,Sampirlan. 2021. Penggunaan Metode Stek untuk Perbanyakan Tanaman Alamanda (Allamanda chatartica). Jurnal Biologi Kenanga. V717.803.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top