Nama Tumbuhan
Pulutan (Urena lobata L.)
Taksonomi Tumbuhan
Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Malvales
Famili : Malvaceae
Genus : Urena
Spesies : Urena lobata L.
Deskripsi Umum
Pulutan (Urena lobata L.) merupakan tanaman perdu dari famili Malvaceae yang tumbuh tegak dengan tinggi sekitar 0,5–2 meter. Tanaman ini memiliki batang berkayu, bercabang banyak, dan ditutupi rambut halus. Daunnya berbentuk bulat telur hingga menjari dengan tepi bergerigi, sedangkan bunganya berwarna merah muda hingga ungu. Buah pulutan berbentuk bulat kecil yang permukaannya dipenuhi duri berkait sehingga mudah menempel pada pakaian atau bulu hewan. Tanaman ini banyak ditemukan tumbuh liar di daerah tropis, seperti di tepi jalan, kebun, ladang, dan semak belukar. Selain sebagai tanaman liar, pulutan juga dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional karena mengandung berbagai senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan. (Muthulingam et al., 2020).
Kandungan
Tanaman pulutan (Urena lobata L.) mengandung berbagai senyawa bioaktif yang berpotensi memberikan manfaat kesehatan, antara lain flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, terpenoid, steroid, glikosida, dan senyawa fenolik. Selain itu, beberapa penelitian juga melaporkan adanya kandungan asam lemak, fitosterol, dan antioksidan pada bagian daun, akar, maupun biji tanaman pulutan. Kandungan senyawa-senyawa tersebut berperan dalam berbagai aktivitas biologis seperti antioksidan, antiinflamasi, antibakteri, dan antidiabetes sehingga tanaman ini banyak dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional. (Muthulingam et al., 2020).
Khasiat
Tanaman pulutan (Urena lobata L.) memiliki berbagai khasiat dalam pengobatan tradisional maupun berdasarkan hasil penelitian ilmiah. Daun, akar, dan bagian tanaman lainnya diketahui memiliki aktivitas antiinflamasi (anti radang), analgesik (pereda nyeri), antidiabetes, antioksidan, dan antibakteri. Secara tradisional, pulutan digunakan untuk membantu mengatasi demam, infeksi, rematik, diare, serta mempercepat penyembuhan luka. Kandungan senyawa aktif seperti flavonoid, alkaloid, stigmasterol, dan β-sitosterol berperan dalam memberikan efek farmakologis tersebut. (Purnomo & Tilaqza, 2022).
Cara Pengolahan
Tanaman pulutan (Urena lobata L.) umumnya diolah dengan memanfaatkan daun dan akarnya sebagai bahan obat tradisional. Daun atau akar yang masih segar dicuci hingga bersih, kemudian direbus dalam air selama 10–15 menit hingga sari-sarinya larut. Air rebusan tersebut selanjutnya disaring dan diminum sesuai kebutuhan. Selain direbus, daun pulutan juga dapat ditumbuk hingga halus dan digunakan sebagai obat luar untuk membantu mempercepat penyembuhan luka serta mengurangi peradangan. Pengolahan secara sederhana ini telah lama digunakan masyarakat untuk memperoleh manfaat kesehatan dari kandungan senyawa bioaktif yang terdapat pada tanaman pulutan. (Muthulingam et al., 2020).
Daftar Pustaka
Muthulingam, M., Prabha, A.L., & Ramya, K. (2020). Pharmacological and Phytochemical Properties of Urena lobata L.: A Review. https://www.researchgate.net/publication/343233502_Pharmacological_and_Phytochemical_Properties_of_Urena_lobata_L_A_Review
Purnomo, Y., & Tilaqza, A. (2022). Analgesic and Anti-inflammatory Activities of Urena lobata L. Leaf Extracts. Indonesian Journal of Pharmacy. https://doi.org/10.22146/ijp.2145

