Pule (Alstonia scholaris L.)

Nama Latin

Alstonia scholaris (L.)

Taksonomi

Menurut Wattimena (2022) kedudukan taksonomi tanaman pule adalah sebagai berikut:

Divisio : Spermatophyta

Sub divisio : Angiospermae

Classis : Dicotyledoneae

Sub classis : Sympetalae

Ordos : Contortae (Apocynales)

Familia : Apocynaceae

Genus : Alstonia

Spesies : Alstonia scholaris (L.)

Definisi Umum

Pule merupakan tanaman budidaya yang memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Pule memiliki nama daerah, Sumatera: Pulai, kayu gabus (Melayu), Jawa: Lame (Sunda), pule (Jawa), polau (Madura), Maluku: Kaliti, reareangou, baringao, kita raringau, wariangou, deddeangou (Alf. Minahasa), rite (Ambon), tewer (banda), hange (Ternate), Kalimantan: Hanjalutung, Irian: Aliag, Indonesia: Pule (Depkes RI, 1980). Pule (Alstonia scholaris L.) adalah pohon cemara besar yang ditopang, tingginya mencapai 6-10m, memiliki tekstur kulit kayu kasar berwarna abu-abu putih, bagian dalam kekuningan danmengeluarkan getah pahitsaat terluka (Khyade dkk., 2014).

Kandungan

Tanaman pule memiliki kandungan senyawa saponin, flavonoid, alkaloid, tanin, polifenol, terpenoid, dan steroid.

Khasiat

Tanaman pule ini dapat dimanfaatkan sebagai obat penurun kolesterol dan anti kanker, sebagai antioksidan, antiinflamasi, antidiabetes, dan agregasi trombosit.

Cara Pengolahan

Tanaman pule dapat diolah menjadi obat tradisional dengan cara direbus untuk diambil air rebusannya ataupun dikeringkan menjadi bentuk seperti teh yang kemudian dapat diseduh untuk diminum.

Daftar Pustaka

DESI PALUPI, NIKEN (2023) PARAMETER NON SPESIFIK SIMPLISIA SERBUK DAUN PULE (Alstonia scholaris L.). Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN PUTRA INDONESIA MALANG.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top