PALA (Miristica Fragrans)

Nama Latin

Miristica Fragrans

Taksonomi

Kingdom: Plantae

Subkingdom: Tracheobionta

Superdivisi: Spermatophyta

Divisi: Magnoliophyta

Kelas: Magnoliopsida

Subkelas: Magnoliidae

Ordo: Magnoliales

Famili: Myristicaceae

Genus: Myristica

Spesies: Myristica fragrans Houtt.

(Plantamor, 2020)

Definisi Umum

Tanaman pala (Myristica fragrans) merupakan salah satu komoditas pertanian yang memiliki peran penting dalam perdagangan rempah-rempah dunia. Di Indonesia, pala dikenal sebagai salah satu produk ekspor unggulan dengan nilai ekonomi yang tinggi. Tanaman ini bahkan mendapat julukan “King of Spices” karena termasuk rempah tertua dan paling berpengaruh dalam perdagangan internasional. Selain itu, hampir seluruh bagian tanaman pala memiliki nilai jual, baik dalam bentuk kecambah, anakan, maupun biji, baik basah maupun kering. Namun demikian, harga biji pala di pasaran cenderung mengalami fluktuasi (Sudarmin et al., 2022; Deryanti et al., 2014).

Kandungan

Biji pala mengandung minyak atsiri dan memiliki sifat antioksidan, antimikroba, anti-flamasi, analgesik, serta berbagai aplikasi medis lainnya yang bermanfaat bagi kesehatan. Kandungan utama dalam biji pala, termasuk miristisin, elemicin, safrole, eugenol, dan berbagai senyawa flavonoid serta fenolik, berkontribusi terhadap sifat farmakologisnya yang bermanfaat untuk mengatasi berbagai penyakit 

Khasiat

Tanaman pala, khususnya bagian bijinya, memiliki berbagai khasiat yang bermanfaat bagi kesehatan karena kandungan minyak atsiri dan senyawa aktif di dalamnya. Biji pala diketahui memiliki aktivitas sebagai antioksidan, antimikroba, antiinflamasi, dan analgesik yang berperan dalam menjaga kesehatan tubuh. Khasiat Biji yaitu Mengobati maag , menghentikan mual dan mules. Senyawa aktif seperti miristisin, elemisin, safrol, dan eugenol turut berkontribusi terhadap efek farmakologis tersebut.

Selain itu, pala juga secara tradisional digunakan untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan seperti nyeri perut, diare, mual, muntah, demam, serta membantu meredakan sakit kepala dan bau mulut. Pala juga berfungsi sebagai stimulan yang dapat meningkatkan nafsu makan serta membantu mengatasi perut kembung. Dalam beberapa penelitian, biji pala juga menunjukkan kemampuan dalam menurunkan tekanan darah, membantu proses detoksifikasi tubuh, serta memberikan efek relaksasi dan memperpanjang durasi tidur.

Cara Pengolahan

Cara pengolahan tanaman pala (Myristica fragrans Houtt.) dapat dilakukan secara sederhana maupun modern. Secara tradisional, biji pala dikeringkan lalu digunakan sebagai bumbu, diseduh menjadi minuman herbal, atau diolah menjadi sirup dan manisan. Sementara itu, secara modern biji pala diolah dengan cara dikeringkan kemudian diekstraksi, baik melalui penyulingan untuk menghasilkan minyak atsiri maupun dengan pelarut seperti etanol. Hasil ekstrak tersebut selanjutnya dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan produk kesehatan seperti minyak aromaterapi, balsem, atau krim. 

Daftar Pustaka

Amin, S., Sulaeman, M. I., & Megawati, M. (2025). Potensi minyak atsiri biji pala (Myristica fragrans) untuk kesehatan. Indonesian Journal of Science, 1(6), 1382–1388. 

Pareta, N. (2023). Potensi minyak atsiri biji pala dalam pengembangan bahan alam sebagai sumber obat. Majalah Info Sains. 

Agaus, L. R., & V. (2019). Manfaat kesehatan tanaman pala (Myristica fragrans). Jurnal Kesehatan. 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top