Nama Ilmiah
Ophiopogon japonicus (Thunb.) Ker Gawl.
Taksonomi
Kingdom : Plantae
Subkingdom : Tracheobionta
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Liliopsida
Ordo : Asparagales
Famili : Asparagaceae
Subfamili : Nolinoideae
Genus : Ophiopogon
Definisi Umum
Ophiopogon atau Rumput kucai adalah genus
tumbuhan yang berasal dari daerah beriklim hangat
hingga Asia Timur, Tenggara, dan Selatan tropis.
Meskipun berbentuk seperti rumput, tetapi mereka
tidak berkerabat dekat dengan rumput sejati (famili
Poaceae). Penamaannya berasal dari kata dalam
bahasa Yunani yakni ophis (ὄφις, “ular”) dan pogon
(πώγων, “jenggot”) yang kemungkinan merujuk
pada daun dan pertumbuhan berumbainya. Dalam
sistem klasifikasi APG III genus ini ditempatkan
dalam famili Asparagaceae, subfamili Nolinoideae
(sebelumnya famili Ruscaceae).
Kandungan
Tanaman ophiogon mengandung zat polisakarida, dan saponin
Khasiat
Ophiopogon japonicus memiliki efek menutrisi yin dan melembabkan paru-paru, bermanfaat bagi
lambung dan meningkatkan produksi cairan, membersihkan jantung dan menghilangkan masalah, dan
dapat digunakan untuk mengobati penyakit kardiovaskular, endokrin, dan sistem pernapasan . Studi
telah menunjukkan bahwa ophiopogonin D mengatur jalur pensinyalan ACSL4/siklooksigenase 2
(COX2), TFR1/FTH1 dan SLC7A11/GPX4 , meningkatkan kadar GSH-Px, mengurangi kandungan
Fe dan ROS , dan menghambat ekstrak air ferroptosis sel miokard menghambat ekspresi Rev-erbα
dan Rev-erbβ, kemudian mengaktifkan jalur pensinyalan SLC7A11/HO-1 , meningkatkan kandungan
GSH, dan akhirnya mencegah proses ferroptosis dan meringankan cedera ginjal memiliki efek
regulasi pada beberapa molekul pensinyalan ferroptosis, yang dapat mengatur metabolisme zat besi ,
peroksidasi lipid , dan menghambat perkembangan kematian zat besi. Oleh karena itu, diharapkan
dapat menjadi metode baru untuk mencegah ferroptosis pada sel intrinsik ginjal, dan menunda proses
DKD .
Selain itu,
Tanaman ophiogon berguna untuk menyembukan panas dalam, obat mendinginkan (astringen), meredakan iritasi, menjernihkan paru-paru dan tenggorokan, melembabkan saluran pencernaan, melancarkan buang air, menyembuhkan sakit batuk kering, mengobati paru-paru panas dan menyembuhkan luka.
Cara Pengolahan
1. Rebusan (Dekok)
Digunakan untuk batuk kering, panas dalam, paru-paru, dan pencernaan.
Langkah:
1. Ambil ±10–15 gram umbi kering Ophiopogon japonicusCuci bersih
2. Rebus dengan ±2–3 gelas air
3. Didihkan selama 15–30 menit sampai air tersisa ±1 gelas
4. Saring, lalu diminum hangat
Aturan pakai:
Minum 1–2 kali sehari
2. Seduhan (Infus herbal)
Lebih ringan, cocok untuk melembabkan tenggorokan dan panas dalam.
Langkah:
1. Ambil ±5–10 gram umbi kering
2. Seduh dengan air panas
3. Diamkan 10–15 menit
4. Minum seperti teh
3. Campuran ramuan herbal
Biasanya dikombinasikan dengan bahan lain untuk efek lebih kuat (terutama dalam pengobatan tradisional Tiongkok).
Contoh campuran:
– Ophiopogon japonicus + madu → untuk batuk kering & tenggorokan
– Ophiopogon japonicus + jahe → untuk pencernaan
– Ophiopogon japonicus + licorice (akar manis) → untuk paru-paru
4. Penggunaan luar (topikal)
Untuk luka ringan atau iritasi kulit.
Langkah:
1. Haluskan umbi segar
2. Tempelkan pada bagian luka/iritasi
3. Balut dengan kain bersih
Daftar Pustaka
Daftar Pustaka (Gabungan + Web + Jurnal)
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2017. Farmakope Herbal Indonesia Edisi II. Jakarta: Kemenkes RI.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia, 2019. Pedoman Penggunaan Obat Tradisional. Jakarta: BPOM RI.
Chinese Pharmacopoeia Commission, 2020. Pharmacopoeia of the People’s Republic of China. Beijing: China Medical Science Press.
Phytomedicine, 2023. Ophiopogon japonicus and its active compounds: A review of potential anticancer effects.
International Journal of Biological Macromolecules, 2025. Biological activity of Ophiopogon japonicus polysaccharides.
Carbohydrate Research, 2026. Polysaccharides of Ophiopogon japonicus and their bioactivities.
Wikipedia, n.d. Ophiopogon. Tersedia pada: https:/

