NONA MAKAN SIRIH (Clerodendrum thomsoniae Balf.F)

Nama Latin

Clerodendrum thomsoniae Balf.F

Taksonomi

KingdomPlantae
Divisi Streophyta
SubclassMagnolidae
OrderLamiales
FamillyVerbenaceae
Genus Clerodendrum
SpesiesClerodendrum thomsoniae Balf. F

(Halilah et.al 2017)

Definisi Umum

Nona makan sirih (Clerodendrum thomsoniae), yang dikenal sebagai tanaman merambat jantung berdarah atau bunga kantung, merupakan tanaman hias semi-herba yang tumbuh merambat dan memiliki nilai estetika tinggi, sehingga banyak dimanfaatkan dalam industri florikultura. Secara morfologi, nona makan sirih memiliki batang lunak, pertumbuhan menjalar, serta daun yang rimbun, yang menjadikannya populer sebagai tanaman hias (Kar et.al 2024).

Kandungan

Daun Nona Makan Sirih mengandung berbagai metabolit sekunder bioaktif, antara lain alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan senyawa fenolik, yang diketahui berperan penting dalam aktivitas antibakteri dan farmakologis (Hadjar et.al 2023).

Khasiat

Daun nona makan sirih (Clerodendrum thomsoniae) digunakan untuk pengobatan berbagai penyakit, antara lain sebagai antimikroba, antihelmintik, antiinflamasi, antimalaria, antidiabetes, hepatoprotektif, serta untuk mengatasi gangguan pencernaan, hipertensi, demam tinggi, asma, dan berbagai keluhan kesehatan lainnya (Hadjar et.al 2023).

Cara Pengolahan

Cara pengolahannya yaitu dengan mengambil segenggam daun segar (sekitar 10–15 gram), kemudian direbus dalam 2–3 gelas air hingga tersisa sekitar 1 gelas. Air rebusan tersebut selanjutnya disaring dan diminum dua kali sehari, yaitu pada pagi dan sore hari, yang secara tradisional digunakan untuk membantu meredakan radang serta memperlancar sistem tubuh tertentu (Socfindo Conservation, 2026).

Daftar Pustaka

Hadjar, A., Fitriana, & Asmaliani, I. (2024). Isolation and identification endophyte fungi from daun nona makan sirih (Clerodendrum thomsoniae) as antibacterial against bacteria causing skin infection using TLC-bioautography. Journal Microbiology Science, 4(1), 107-119. https://jurnal.farmasi.umi.ac.id/index.php/microbiologyscience/article/download/1034/pdf

Halilah, N. A., Febrina, L., & Ramadhan, A. M. (2017). Standarisasi ekstrak daun nona makan sirih (Clerodendrum x speciosum Dombrain). Proceeding of the 6th Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, Samarinda, Indonesia, 36–40.

https://prosiding.ff.unmul.ac.id/index.php/mpc/article/view/65/59

Kar, P., Oriola, A. O., & Oyedeji, A. O. (2024). In vitro antioxidant, anti-inflammatory, anti-cancer and in silico molecular docking studies of Clerodendrum thomsoniae. Journal of Phytology, 16, 200–215. https://doi.org/10.25081/jp.2024.v16.9015

Socfindo Conservation. (2026). Clerodendrum thomsoniae (Nona makan sirih) — Socfindo Conservation. Diakses 11 Februari 2026, dari https://www.socfindoconservation.co.id/plant/638

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top