Nama Tumbuhan
Lokia (Allium chinense G. Don)
Taksonomi Tumbuhan
Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Liliopsida
Ordo : Asparagales
Famili : Amaryllidaceae
Genus : Allium
Spesies : Allium chinense G. Don
Deskripsi Umum
Lokia (Allium chinense G. Don) merupakan tanaman herba tahunan dari famili Amaryllidaceae yang masih satu kerabat dengan bawang merah dan bawang putih. Tanaman ini memiliki umbi kecil berbentuk bulat hingga lonjong berwarna putih, batang semu yang pendek, serta daun berbentuk silindris memanjang berwarna hijau. Lokia tumbuh baik di daerah beriklim tropis dan subtropis dengan tanah yang gembur dan subur. Umbinya banyak dimanfaatkan sebagai bahan pangan karena memiliki rasa dan aroma khas yang menyerupai bawang, serta sering digunakan sebagai bumbu masakan dan bahan acar. Selain itu, lokia juga dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional karena mengandung berbagai senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan. (Wang et al., 2021).
Kandungan
Tanaman lokia (Allium chinense G. Don) mengandung berbagai senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan, antara lain karbohidrat, protein, serat, vitamin C, vitamin B, kalsium, fosfor, kalium, dan zat besi. Selain itu, lokia juga kaya akan senyawa bioaktif seperti flavonoid, saponin, senyawa fenolik, dan senyawa organosulfur yang memberikan aroma khas serta berperan sebagai antioksidan. Kandungan senyawa tersebut diketahui memiliki berbagai aktivitas biologis, seperti antiinflamasi, antimikroba, dan membantu menjaga kesehatan jantung. (Wang et al., 2021).
Khasiat
Tanaman lokia (Allium chinense G. Don) memiliki berbagai khasiat bagi kesehatan karena mengandung senyawa organosulfur, flavonoid, dan saponin. Berdasarkan penelitian, lokia berpotensi sebagai antioksidan, antibakteri, antiinflamasi, antikanker, serta membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Dalam pengobatan tradisional Asia, lokia juga digunakan untuk membantu mengatasi gangguan pencernaan, diare, asma, dan nyeri dada. Senyawa aktif yang terkandung di dalamnya diketahui dapat membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan oksidatif serta mendukung kesehatan sistem kardiovaskular. (Wu et al., 2023).
Cara Pengolahan
Umbi lokia (Allium chinense G. Don) umumnya diolah dengan cara dibersihkan terlebih dahulu dari tanah dan kotoran, kemudian dicuci hingga bersih. Setelah itu, umbi dapat dikonsumsi langsung sebagai lalapan, dimasak sebagai bumbu masakan, diolah menjadi acar, atau direbus untuk dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional. Pada beberapa daerah, lokia juga dikeringkan dan digunakan sebagai bahan ramuan herbal. Pengolahan yang tepat dapat membantu mempertahankan kandungan senyawa bioaktif seperti flavonoid dan senyawa organosulfur yang bermanfaat bagi kesehatan. (Wu et al., 2023).
Daftar Pustaka
Wang, Y., Zhang, H., et al. (2021). Chemical Composition and Biological Activities of Allium chinense: A Review. https://doi.org/10.3390/foods10112794
Wu, J., Wang, L., Cui, Y., Liu, F., & Zhang, J. (2023). Allii Macrostemonis Bulbus: A Comprehensive Review of Ethnopharmacology, Phytochemistry and Pharmacology. Molecules. https://doi.org/10.3390/molecules28062485

