Ketapang Kencana (Terminalia mantaly.)

Nama Latin

Terminalia mantaly.

Taksonomi

  • Kingdom: Plantae
  • Subkingdom: Tracheobionta
  • Superdivisi: Spermatophyta
  • Divisi: Magnoliophyta
  • Kelas: Magnoliopsida
  • Subkelas: Rosidae
  • Ordo: Myrtales
  • Famili: Combretaceae
  • Genus: Terminalia

(IPNI, 2024)

Definisi Umum

Ketapang kencana (Terminalia mantaly) adalah sejenis tumbuhan peneduh berwujud pohon. Tajuknya yang mendatar dan berlapis-lapis, sebagaimana kerabat satu marganya, ketapang T. catappa, membuatnya juga menjadi penghias taman rumah dan kebun.

Kandungan

Ketapang kencana mengandung berbagai senyawa bioaktif, antara lain:

  • Flavonoid
  • Saponin
  • Tanin
  • Antrakuinon (senyawa antijamur alami)
  • Alkaloid
  • Senyawa fenolik
  • Asam organik

Senyawa antrakuinon dan flavonoid merupakan komponen utama yang berperan dalam aktivitas antimikroba dan antijamur.

Khasiat

Ketapang kencana telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional, terutama untuk mengatasi masalah kulit. Tanaman ini dikenal efektif sebagai antijamur alami yang dapat membantu mengobati penyakit seperti panu, kurap, dan kutu air. Selain itu, sifat antibakterinya juga membantu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab infeksi kulit ringan. Dalam penggunaan tradisional, daun ketapang kencana juga dimanfaatkan untuk meredakan peradangan, gatal-gatal, serta membantu mempercepat penyembuhan luka luar. Karena sifat antiinflamasinya, tanaman ini sering digunakan sebagai obat luar untuk menenangkan kulit yang iritasi. Namun, penggunaannya lebih banyak terbatas pada pemakaian luar karena belum banyak bukti keamanan untuk konsumsi internal.

Cara Pengolahan

Pemanfaatan ketapang kencana umumnya dilakukan secara tradisional sebagai obat luar:

  • Daun segar ditumbuk lalu ditempelkan pada bagian kulit yang sakit (panu, kurap, gatal)
  • Direbus sebagai air bilasan untuk mencuci bagian kulit yang terinfeksi
  • Ekstrak daun digunakan dalam bentuk salep herbal
  • Kadang dicampur dengan minyak kelapa untuk pemakaian topikal

Daftar Pustaka

Dalimartha, S. (2006). Atlas Tumbuhan Obat Indonesia. Jakarta: Puspa Swara.

IPNI. (2024). International Plant Names Index. Published on the Internet: http://www.ipni.org. The Royal Botanic Gardens, Kew, Harvard University Herbaria & Libraries, and Australian National Herbarium.

IPTEKnet (BPPT). (2005). Tanaman Obat Indonesia. Jakarta: BPPT.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Farmakope Herbal Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan RI. (2020). TOGA (Tanaman Obat Keluarga). Jakarta: Kemenkes RI.

Orwa, C. et al. (2009). Agroforestry Database: Senna alata. World Agroforestry Centre. https://www.worldagroforestry.org

PROSEA Foundation. (2002). Plant Resources of South-East Asia: Medicinal Plants. Leiden: Backhuys Publishers.

Wikipedia contributors. (2025). Senna alata. Wikipedia, The Free Encyclopedia. https://en.wikipedia.org/wiki/Senna_alata

World Health Organization (WHO). (2004). WHO Monographs on Selected Medicinal Plants. Geneva: WHO.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top