Nama Latin
Paederia foetida L.
Taksonomi
Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta (Angiospermae)
Kelas : Magnoliopsida (Dikotil)
Ordo : Gentianales
Famili : Rubiaceae
Genus : Paederia
Spesies : Paederia foetida L.
(Mabbeley, D. J. 1997)
Definisi Umum
Daun kentut (Paederia foetida) merupakan tanaman dari famili Rubiaceae yang banyak dimanfaatkan sebagai tanaman obat tradisional di Indonesia. Tanaman ini dikenal memiliki bau khas tidak sedap, terutama saat daunnya diremas, sehingga disebut “daun kentut”. Secara tradisional, tanaman ini digunakan untuk mengatasi gangguan pencernaan seperti diare, perut kembung, serta berbagai masalah kesehatan lainnya (Surahmaida & Handrianto, 2018).
Kandungan
Berdasarkan hasil skrining fitokimia, daun dan batang Paederia foetida mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder, yaitu:
- Alkaloid
- Flavonoid
- Tanin
- Saponin (terutama pada batang)
Selain itu, literatur juga menyebut adanya senyawa lain seperti:
- Terpenoid
- β-sitosterol
- Campesterol
- Friedelin
- Senyawa fenolik
Senyawa-senyawa tersebut berperan dalam aktivitas biologis tanaman (Surahmaida & Handrianto, 2018).
Khasiat
Daun kentut memiliki berbagai manfaat kesehatan, antara lain:
- Antidiare dan mengatasi kembung
- Antioksidan (karena kandungan fenolik dan flavonoid)
- Antibakteri dan antimikroba
- Detoksifikasi (penawar racun)
- Meningkatkan sistem imun (sel darah putih)
- Antiinflamasi (anti peradangan)
- Obat cacing dan pereda kejang
Aktivitas ini berkaitan dengan kandungan metabolit sekundernya seperti flavonoid, alkaloid, dan tanin yang memiliki efek farmakologis penting (Surahmaida & Handrianto, 2018).
Cara Pengolahan
Sebagai Obat Tradisional (Rebusan) :
- Ambil daun segar secukupnya (±10–15 lembar)
- Cuci bersih
- Rebus dengan ±2 gelas air
- Didihkan hingga tersisa 1 gelas
- Saring dan minum
Digunakan untuk diare, kembung, dan gangguan pencernaan.
Daftar Pustaka
Surahmaida, & Handrianto, P. (2018). Analisis kandungan kimia daun dan batang sembukan (Paederia foetida) dengan menggunakan 2 pelarut yang berbeda. Journal of Pharmacy and Science, 3(2).

