ASOKA (Lxora acuminata)

Nama Latin

ASOKA (Lxora acuminata)

Taksonomi

Kingdom : Plantae

Divisi : Magnoliophyta

Kelas : Magnoliopsida

Ordo : Gentianales

Famili : Rubiaceae

Genus : Ixora

Spesies : Ixora acuminata

Definisi Umum

Berdasarkan hasil pengamatan Asoka (Ixora acuminata) temasuk ke dalam bunga majemuk tak terbatas atau racemosa karena bunga asoka tumbuh dalam kelompok bunga tongkol di ujung ranting-ranting. Memiliki kelopak bunga kecil yang berjumlah 5 dan mahkota bunga yang berbentuk tabung atau corong dengan lobus bunga yang lebih besar. Tipe pembungaan bunga asoka adalah bunga majemuk dan termasuk dalam kelompok bunga yang disebut bunga tongkol. Memiliki kelopak yang berwarna hijau pucat. Dan mahkotanya itu berwarna merah. Bunga asoka memiliki ukuran yag beragam, mulai dari yang kecil hingga besar. Arah tumbuh bunga asoka yaitu dari dalam menuju luar yang dimana bunga terbentuk dari dalam kuncup bunga yang berkembang di ujung ranting atau cabang-cabang pohon dan ketika kuncup bunga mekar, kelopak bunga dan mahkotabunga terbuka dan terlihat jelas dan menghadap ke segala arah, termasuk ke atas dan ke samping

Kandungan

Bunga asoka mengandung senyawa metabolit sekunder berupa flavonoid, fenolik, saponin, alkaloid, dan steroid. Kandungan flavonoid dan fenolik berperan sebagai antioksidan yang membantu menangkal radikal bebas, sedangkan saponin dan alkaloid diketahui memiliki aktivitas antibakteri dan antiinflamasi. Selain itu, senyawa steroid pada bunga asoka juga berpotensi membantu mengurangi peradangan dan mendukung aktivitas biologis lainnya bagi kesehatan.

Khasiat

Bunga asoka memiliki berbagai khasiat bagi kesehatan karena mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, fenolik, saponin, alkaloid, dan steroid. Bunga asoka berkhasiat sebagai antioksidan untuk membantu menangkal radikal bebas, antiinflamasi untuk membantu mengurangi peradangan, serta antibakteri yang dapat membantu menghambat pertumbuhan bakteri. Selain itu, bunga asoka juga memiliki potensi antitumor dan secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi disentri, nyeri punggung, stroke, serta membantu penyembuhan luka.

Cara Pengolahan

Cara pengelolaan bunga asoka untuk dimanfaatkan sebagai bahan herbal dimulai dari pemilihan bunga yang segar dan bersih, kemudian dilakukan pencucian untuk menghilangkan kotoran. Setelah itu bunga dikeringkan dengan cara diangin-anginkan atau dijemur tidak langsung di bawah sinar matahari agar kandungan senyawa aktif seperti flavonoid dan fenolik tetap terjaga. Bunga yang sudah kering dapat dihaluskan menjadi simplisia atau serbuk, lalu disimpan dalam wadah tertutup dan kering agar tidak lembap. Dalam penelitian pada jurnal, bunga asoka selanjutnya diekstraksi menggunakan pelarut etanol 70% atau etil asetat melalui metode maserasi untuk memperoleh senyawa aktif yang berkhasiat sebagai antioksidan, antibakteri, dan antiinflamasi.

Daftar Pustaka

Widiansyah, R. A., Setyowati, E., & Khudzaifi, M. (2025). Analisis Kemometrika Kandungan Fitokimia Dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Bunga Asoka (Ixora Coccinea L.). Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(4), 9477-9492.

Qoidah, S., Fatimah, S., Nida, H. I., & Jalil, M. (2023). Identifikasi Tumbuhan Bunga Asoka (Ixora) Yang Ada Di Desa Ngembalrejo. Symbiotic: Journal of Biological Education and Science, 4(2), 57-63.

Hidayah, A. N., & Setyaningrum, E. Literatur Review: UJI KEGUNAAN KANDUNGAN ANTIBAKTERI EKSTRAK BUNGA ASOKA (Ixora coccinea L.) SEBAGAI ALTENATIF PENYEMBUHAN LUKA.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top