Kemiri (Aleurite moluccana L.)

Nama Tumbuhan

Kemiri (Aleurite moluccana L.)

Taksonomi Tumbuhan

Kingdom : Plantae

Divisi : Magnoliophyta

Kelas : Magnoliopsida

Ordo : Euphorbiales

Famili : Euphorbiaceae

Genus : Aleurites

Spesies : Aleurite moluccana L.

(Dibyo Pranowo, 2015)

Definisi Umum

Tanaman kemiri merupakan tanaman tropis yang tumbuh subur pada daerah dengan tanah yang berpasir dan tanah yang kurang subur sekalipun. Tanaman kemiri berasal dari Kepulauan Hawaii, yang kemudian menyebar ke negara lain termasuk Indonesia dan pertama kali tumbuh di Maluku. Tanaman kemiri dapat ditemukan pada daerah dengan ketinggian 150-1000 mdpl (Arlene, 2013).  Kemiri dapat tumbuh optimal pada daerah beriklim agak kering hingga basah dengan curah hujan 1.500-2.500 mm/tahun, dengan suhu udara 24-30°C, dan kelembaban udara 71-88% (Taslim, 2016). Tanaman kemiri memiliki pohon besar dengan tinggi mencapai 25-40 m, beranting banyak, dan mempunyai tunas muda yang tertutup rapat oleh bulu yang berwarna putih keabu-abuan atau coklat. Daun muda berlekuk tiga atau lima, sedangkan daun tuanya berbentuk bulat dengan ujung daunnya meruncing. Bunga kemiri merupakan bunga majemuk berumah satu dengan warna putih dan bertangkai pendek. Buah kemiri memiliki kulit keras dengan diameter 5 cm dan di dalamnya terdapat satu atau dua biji yang diselubungi oleh tempurung yang keras dengan permukaan kasar dan beralur (Ketaran, 1986).

Kandungan

Kandungan senyawa aktif dalam tanaman kemiri berupa senyawa flavonoid, polifenol, vitamin, folat, protein, karbohidrat, tanin, alkaloid, saponin, steroid, dan terpenoid (Anaba dan Mayasari, 2021).

Khasiat

Tanaman kemiri memiliki banyak khasiat bagi tubuh, seperti membantu meningkatkan sistem pencernaan, meringankan infeksi jamur, mengurangi resiko penyakit jantung, mengatasi insomnia/susah tidur, menjaga kesehatan tulang dan sendi, dan lain-lain (Sutejo et al., 2023).

Cara Pengolahan

Kemiri telah banyak digunakan dalam pengobatan, salah satunya digunakan untuk membantu permasalahan pencernaan (sembelit). Bagian yang digunakan adalah bijinya, biji kemiri dibakar kemudian dioleskan di perut (Suarni et al., 2021).

Daftar Pustaka

Anaba, F., & Mayasari, N. L. P. I. (2021). Potensi Infusa Kemiri (Aleurites moluccana) sebagai Analgesik dan Stimulator Stamina. Acta VETERINARIA Indonesiana, 9(1), 14-20. https://doi:10.29244/avi.9.1.14-20

Arlene, A. (2013). Ekstraksi kemiri dengan metode soxhlet dan karakterisasi minyak kemiri. Jurnal Teknik Kimia USU, 2(2), 6-10. https://doi.org/10.32734/jtk.v2i2.1430

Ketaren, S. (1986) ‘Minyak dan Lemak Pangan’, edisi 1, Penerbit Universitas Indonesia (UI Press), Jakarta.

Suarni, S., Syarifuddin, K. A., & Hafid, M. (2021). Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Kemiri (Aleurites moluccana) Dengan Metode DPPH (1, 1-Diphenyl-2-picrylhydrazil). Fito Medicine: Journal Pharmacy and Sciences, 13(1), 47-51. https://journal.unpacti.ac.id/index.php/FITO/article/view/417/238

Sutejo, A., & Fajri, R. (2023). Optimasi Kecepatan Putar dalam Peningkatan Mutu Biji Kemiri pada Mesin Pemecah Cangkang Biji Kemiri (Aleurites moluccana Willd.). Jurnal Agricultural Biosystem Engineering, 2(1), 48-66. https://doi.org/10.23960/jabe.v2i1.6751

Taslim, I. (2016). Analisis kesesuaian iklim untuk lahan perkebunan di Kabupaten Bone Bolango. Jurnal Bindhe ISSN, 2301, 5713.

https://doi.org/10.31227/osf.io/3bsxq

Candlenut (Aleurites moluccana L.)
Plant Name

Candrum (Aleurites moluccana L.)

Plant Taxonomy

Kingdom: Plantae

Division: Magnoliophyta

Class: Magnoliopsida

Order: Euphorbiales

Family: Euphorbiaceae

Genus: Aleurites

Species: Aleurites moluccana L.

(Dibyo Pranowo, 2015)

General Definition

The candlenut plant is a tropical plant that thrives in areas with sandy soil and even infertile soil. Candlenut plants originate from the Hawaiian Islands, then spread to other countries, including Indonesia, where they first grew in Maluku. Candlenut plants can be found in areas with elevations of 150-1000 meters above sea level (Arlene, 2013). Candlenuts thrive best in moderately dry to humid climates with annual rainfall of 1,500-2,500 mm, an air temperature of 24-30°C, and humidity of 71-88% (Taslim, 2016). Candlenut trees grow large, reaching 25-40 m tall, with numerous branches and young shoots densely covered with grayish-white or brown hairs. Young leaves have three or five lobes, while older leaves are rounded with pointed tips. Candlenut flowers are monoecious, white, and have short stems. Candlenut fruit has a hard shell, measuring 5 cm in diameter, and contains one or two seeds enclosed in a hard, rough, grooved shell (Ketaran, 1986).

Content

The active compounds in candlenut plants include flavonoids, polyphenols, vitamins, folate, protein, carbohydrates, tannins, alkaloids, saponins, steroids, and terpenoids (Anaba and Mayasari, 2021).

Benefits

Candlenut plants have many benefits for the body, such as helping improve the digestive system, alleviating fungal infections, reducing the risk of heart disease, treating insomnia, maintaining bone and joint health, and others (Sutejo et al., 2023).

Processing Methods

Candlenuts have been widely used in medicine, one of which is to help with digestive problems (constipation). The part used is the seed; the candlenut seeds are roasted and then rubbed on the stomach (Suarni et al., 2021).

Bibliography

Anaba, F., & Mayasari, N. L. P. I. (2021). Potential of Candlenut (Aleurites moluccana) Infusion as an Analgesic and Stamina Stimulator. Indonesian Veterinary Journal, 9(1), 14-20. https://doi:10.29244/avi.9.1.14-20

Arlene, A. (2013). Candlenut Extraction Using the Soxhlet Method and Characterization of Candlenut Oil. USU Journal of Chemical Engineering, 2(2), 6-10. https://doi.org/10.32734/jtk.v2i2.1430

Ketaren, S. (1986) “Food Oils and Fats,” 1st Edition, Universitas Indonesia Press, Jakarta.

Suarni, S., Syarifuddin, K. A., & Hafid, M. (2021). Antioxidant Activity Test of Candlenut Leaf Extract (Aleurites moluccana) Using the DPPH (1, 1-Diphenyl-2-picrylhydrazil) Method. Fito Medicine: Journal of Pharmacy and Sciences, 13(1), 47-51. https://journal.unpacti.ac.id/index.php/FITO/article/view/417/238

Sutejo, A., & Fajri, R. (2023). Optimizing Rotational Speed ​​to Improve Candlenut Seed Quality in a Candlenut (Aleurites moluccana Willd.) Shell-Cracking Machine. Journal of Agricultural Biosystem Engineering, 2(1), 48-66. https://doi.org/10.23960/jabe.v2i1.6751

Taslim, I. (2016). Climate Suitability Analysis for Plantation Land in Bone Bolango Regency. Jurnal Bindhe ISSN, 2301, 5713.

https://doi.org/10.31227/osf.io/3bsxq

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top