SIRIH MERAH (Piper crocatum Ruiz & Pav)

Nama Latin

Piper crocatum Ruiz & Pav

Taksonomi

Kerajaan: Plantae

Subkingdom: Tracheobionta (tumbuhan berpembuluh)

Superdivisi: Spermatophyta (tumbuhan berbiji)

Divis:i Magnoliophyta (tumbuhan berbunga)

Kelas: Magnoliopsida (dikotil)

Subclass: Magnoliidae

Ordo: Piperales

Famili: Piperaceae

Genus: Piper

Spesies: Piper crocatum.

Definisi Umum

Sirih  merah  merupakan  tanaman  asli  Peru , kemudian  menyebar  ke  beberapa  wilayah  di dunia, termasuk Indonesia. Sirih merah merupakan   tanaman   semak,   batang   bersulur   dan   beruas,  dengan  jarak  buku  antara  5-10  cm,  dan  pada  setiap  buku  tumbuh  bakal  akar.  Daun  bertangkai,  berbentuk  ellips,  acuminatus,  sub  acut  pada  basalnya  dengan  bagian  atas  meruncing,  tepi rata, mengkilap atau tidak berbulu. Panjang-nya 9-12 cm dan lebarnya 4-5 cm. Urat daun pinnatus  dari  separuh  bagian  bawah,  urat  daunnya  4-5 x 2, bullulatus-lacunosa. Petiolus, panjang 10 mm, spike panjang 90-110 mm, tebal 5 mm. Daun  bagian  atas  berwarna  hijau  tua,  dengan  daerah  sekitar  tulang  daun  keperakan,  dan  bagian  bawah  berwarna  ungu.  Daun  berlendir,  terasa pahit dengan bau kurang spesifik.

Khasiat

Daun sirih merah mengandung senyawa bioaktif berupa flavonoid, saponin, tanin, alkaloid, steroid/terpenoid, antrakuinon dan fenol (Maslikah et al., 2019). Flavonoid berperan dalam anti inflamasi melalui penghambatan permeabilitas kapiler dan melakukan metabolisme asam arakidonat, serta sekresi enzim lisosom dari sel neutrofil dan sel endothelial. Potensi antiinflamasi juga terdapat pada senyawa saponin melalui penghambat pembentukan eksudat dan meningkatkan permeabilitas vascular (Fitriyani et al., 2011). Senyawa golongan flavonoid yang memiliki aktivitas antiinflamasi salah satunya adalah Brazilin. Brazilin merupakan senyawa heterosiklik organik yang memiliki potensi proapotosis dan antiinflamasi.

Cara Pengolahan

Pilih daun sirih merah yang segar, tidak rusak, berwarna hijau keunguan.

Cuci bersih dengan air mengalir untuk menghilangkan debu dan kotoran.

Rebus 3-5 lembar daun dalam kurang lebih 500 mL air bersih.

Didihkan selama 10-15 menit hingga air tersisa setengahnya.

Saring dan biarkan hangat.

Minum 1-2 kali sehari

Daftar Pustaka

Fitriyani, A., Winarti, L., Muslichah, S., and Nuri. (2011). Uji Antiinflamasi Ekstrak Metanol Daun Sirih Merah (Piper crocatum Ruiz & Pav) pada Tikus Putih. Majalah Obat Tradisional, 16(1), 34–42

Maslikah, S. I., Amalia, A., and Afifah, S. (2019). Red betel apigenin compound (Piper crocatum Ruiz Pav.) as an anti-inflammatory rheumatoid arthritis agent through virtual screening. AIP Conference Proceedings, 080003. https://doi.org/10.1063/1.5115741


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top